suplemenGKI.com

Rabu, 15 April 2015

14/04/2015

Yakin Terhadap Kasih dan PemeliharaanNya

Mazmur 4

Pengantar

Setiap respons atau tanggapan atas apa yang kita alami dalam kehidupan ini menentukan siapa diri kita dan siapa atau apa yang kita andalkan. Tafsir Alkitab menjelaskan, bahwa saat menulis Mazmur ini Daud sedang menghadapi Absalom, anaknya sendiri yang melakukan kudeta terhadap dirinya selaku raja dan bahkan berusaha untuk membunuhnya (II Samuel 15).Daud menanggapi peristiwa yang sedang dialaminya dengan sebuah keyakinan atas kasih Allah serta atas pertolongan dan perlindungan Tuhan bagi diri, keluarga, dan kerajaanNya. Ini menunjukkan bahwa Daud memiliki relasi pribadi dengan Allah.

Pemahaman

1. Kepada siapa pertama-tama Daud berbicara dan apa permohonannya? Apakah Daud menganggap benar dirinya sendiri? (Ayat 2)

2. Apa yang bisa kita pelajari dari perkataan Daud kepada orang-orang yang dihadapinya? Dari kisah ini, menurut Sdr apakah orang yang Tuhan kasihi dijamin bebas masalah? (Ayat 3-4)

3. Apa yang Daud katakan kepada dirinya sendiri?  Mengapa? (Ayat 5-6)

4. Seberapa yakin Daud akan kasih dan pemeliharaan Allah? (Ayat 7-9)

Banyak orang merasa resah dan tidak bisa tidur karena berbagai masalah yang sedang mereka hadapi. Tetapi Daud begitu yakin akan pertolongan dan perlindungan Allah sehingga ia bisa membaringkan dirinya dan tidur. Relasi pribadinya dengan Allah tercermin dari tanggapannya atas peristiwa yang dialaminya. Ia tidak reaktif dan panik tetapi sebaliknya ia pertama-tama datang kepada Tuhan dengan keyakinan yang luar biasa atas pertolonganNya. Sebuah keyakinan yang hanya bisa terjadi atas dasar relasi pribadi yang terjalin kuat.

Refleksi

Apakah aku memiliki relasi pribadi dan keteguhan iman seperti Daud? Bukankah aku lebih “diuntungkan” dibanding Daud, karena aku hidup pada masa pasca kelahiran, pengorbananNya di kayu salib, kematian, kebangkitan, dan kenaikanNya ke sorga?

Tekad

Aku mau seperti Daud ketika merespon peristiwa atau masalah dalam kehidupan.

Tindakan

Membangun relasi pribadi dengan Tuhan Yesus, seperti ranting yang melekat pada Sang Pokok Anggur, dengan lebih tekun mempelajari firmanNya dan menaatinya.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*