suplemenGKI.com

Rabu, 14 Juli 2021

13/07/2021

JAMINAN PENGGEMBALAAN

Mazmur 23:1-3

 

PENGANTAR
Secara umum kata “jaminan” dipahami sebagai “tanggungan atas pinjaman yang diterima”.  Artinya, ada sesuatu yang bernilai dan memenuhi syarat untuk dijaminkan kepada pihak lain.  Komunikasi dan relasi yang dibangun menjadi penting terkait dengan makna jaminan itu.  Dalam hubungan Allah dengan manusia, makna jaminan lebih tepat pada sisi Allah daripada manusia.  Jaminan seperti apakah yang dimaksud?  Mari kita merenungkan!

PEMAHAMAN

  • Allah seperti apa yang diyakini pemazmur? (ayat 1)
  • Karya Allah seperti apa yang dialami pemazmur? (ayat 1b-3)
  • Apakah saudara mengenal dan mengalami Allah sebagaimana pemazmur?  Bagaimana respons saudara atas penggembalaan-Nya?

Mazmur 23 adalah sebuah lagu yang ditulis oleh raja Daud.  Sebelum menjadi seorang raja, Daud ini adalah gembala domba.  Daud paham benar apa yang menjadi tugas utama gembala, yaitu:  menjaga, menggiring, menyediakan makanan dan minuman serta merawat domba.  Daud juga paham apa akibat bila domba tidak digembalakan.  Itu sebabnya Daud melakukan tugasnya sebagai gembala dengan baik.  Pengalaman itulah yang membuat Daud mampu menceritakan ulang keyakinannya kepada Allah yang menggembalakan hidupnya.  Apa yang Daud ceritakan menegaskan kebenaran jaminan bahwa penggembalaan Allah kepada umat-Nya tidaklah mengecewakan.  Kebenaran yang sama tentang jaminan penggembalaan patut dipegang dan diyakini umat Tuhan sampai kapanpun.  Jaminan penggembalaan seperti apa?

Pertama, Allah hadir dalam kehidupan.  Gembala bukan sekadar posisi tapi juga fungsi, maka sama seperti gembala hadir untuk menggembalakan domba, demikianlah gambaran Allah yang hadir dalam relasi dan komunikasi dengan orang percaya.  Allah bukanlah gembala palsu yang sangat mungkin bisa absen.  Allah hadir secara penuh bagi umat-Nya.  Jalinan kata “membaringkan, membimbing, menyegarkan dan menuntun” merupakan kesaksian iman pemazmur bahwa Allah hadir sebagai gembala yang bisa dipercayai.

Kedua, Allah menyediakan yang terbaik.  Gembala yang baik pasti tahu kebutuhan yang terbaik bagi domba-dombanya;  demikianlah tujuan kehadiran Allah sebagai gembala, yaitu memberikan yang terbaik kepada orang percaya.   Daud telah mengalami sendiri apa itu “dipuaskan, dibaringkan, dibimbing, disegarkan dan dituntun” Allah menurut cara-Nya sendiri. Semua kebenaran itu juga menjadi kepastian jaminan penggembalaan Allah di lembah kehidupan yang dijalani orang percaya masa kini dan masa yang akan datang.

Sesungguhnya, Allah telah melakukan dan memberikan diri sebagai jaminan melalui karya penggembalaan-Nya.  Bahkan Dia rela menjadi korban tebusan menyelamatkan manusia menurut kasih karunia-Nya.  Adakah kebenaran penggembalaan Allah seolah masih bisa kita ragukan? Mari kita meresponi jaminan penggembalaan Allah melalui kehadiran dan karya hidup yang penuh kasih agar orang-orang di sekitar merasakan kehadiran Sang Gembala Agung. 

REFLEKSI
Mari merenungkan: Sesungguhnya jaminan penggembalaan Allah menegaskan kehadiran dan karya-Nya yang bertujuan mendatangkan kebaikan dalam hidup orang percaya, kini dan nanti. 

TEKADKU
Tuhan, terimakasih untuk jaminan penggembalaan-Mu dalam hidupku.  Tolonglah, agar kami memberi diri untuk Engkau gembalakan, baik melalui sabda maupun ibadah.  Tolonglah juga agar kami bisa menjadi gembala bagi sesama agar siapapun dapat merasakan kasih-Mu. 

TINDAKANKU
Aku mau memperbaiki waktu-waktu saat teduhku, ibadahku dan doaku; sebagai wujud kesediaan diriku digembalakan-Nya.  Hari ini aku mau menyapa dan memberi semangat kepada seseorang yang sedang mengalami kesulitan.  Agar mereka bisa merasakan kehadiran Sang Gembala Agung.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«