suplemenGKI.com

MAZMUR 26

HIDUP DALAM KEBENARAN

 

PENGANTAR
Bunda Teresa pernah menyampaikan, “  Apabila engkau berbuat baik, orang lain mungkin akan berprasangka bahwa ada maksud-maksud buruk di balik perbuatan baik yang kaulakukan itu. Tetapi, tetaplah berbuat baik selalu.” Ketika berusaha melakukan kebaikan dan kebenaran tidak jarang kita mengalami tantangan dan hambatan dari orang-orang di sekitar kita. Seperti yang disampaikan dalam bacaan kita hari ini. Bagaimana sang pemazmur menyampaikan permohonannya kepada Tuhan saat menghadapi tantangan dan hambatan saat ia berusaha hidup di dalam kebenaran. 

PEMAHAMAN
Ayat 1-2               Apakah yang diminta pemazmur kepada Tuhan?
Ayat 3-7               Bagaimana pemazmur menggambarkan hidupnya di hadapan Tuhan?
Ayat 8-11             Apa yang menjadi permohonan pemazmur? Apa yang menjadi komitmen pemazmur kepada Tuhan?

Mazmur 26 ini termasuk dalam kumpulan Mazmur Daud. Mazmur ini merupakan doa permohonan kepada Tuhan untuk menolong pemazmur di tengah tantangan yang dihadapinya. Dalam ayat 1 pemazmur menyadari bahwa hanya Tuhan yang mampu memberi keadilan sejati karena itu ia menaruh pengharapannya sepenuhnya kepada Tuhan.

Dalam mazmur ini, pemazmur tidak memperlihatkan dirinya sebagai orang yang sepenuhnya benar dan tanpa cela melainkan pemazmur menyadari bahwa ia telah berupaya untuk melakukan yang benar namun hanya Tuhanlah yang layak untuk menilai semuanya itu. Dalam ayat 2, pemazmur menyampaikan, “ujilah aku, ya Tuhan, dan cobalah aku; selidikilah batinku dan hatiku.” Pemazmur membuka dirinya untuk diuji dan diselidiki oleh Tuhan.

Pemazmur menyatakan bagaimana ia berusaha untuk hidup benar dan kudus di hadapan Tuhan (ay. 3-8). Ia berusaha melakukan yang terbaik untuk Tuhan dengan hidup menjauhi kejahatan dan menaikan pujian bagi Tuhan. Namun, pemazmur sadar ia membutuhkan belas kasihan Tuhan untuk dapat bertahan di tengah-tengah tantangan hidup yang ia jalani saat itu. Imannya kepada Tuhan membuat dia tidak mudah memegahkan diri atas kebenaran yang ia kerjakan tetapi tetap bersandar kepada Tuhan.

Dalam keyakinan iman yang kuat itu pemazmur mengakhiri doa permohonannya dengan komitmen untuk tetap hidup dalam ketulusan dan mengabdikan dirinya di dalam rumah Tuhan (ay. 11-12).

Doa permohonan pemazmur ini mengingatkan kita bahwa setiap umat Tuhan terpanggil untuk hidup benar meskipun harus menanggung resiko dengan menghadapi tantangan.  Ketika melakukan kebenaran, kita pun diajak untuk tetap rendah hati dan tidak memegahkan diri karena kita sadar Tuhan mengenal dan mengetahui setiap perkataan dan perbuatan kita. Dengan begitu kita tetap mengerjakan kebaikan dan kebenaran untuk kemuliaan Tuhan dan bukan untuk kemuliaan diri sendiri.

REFLEKSI
Berlaku benar adalah panggilan kita sebagai orang percaya. Meskipun harus menghadapi tantangan, cemoohan, kita dipanggil untuk bertahan dalam kebenaran. Saat kita mengerjakan yang baik bagi Tuhan kita perlu menyadari bahwa itu kita lakukan bukan untuk memperlihatkan kehebatan kita melainkan sebagai tanda iman kita yang murni kepada Tuhan. Oleh karena itu kita perlu terus memohon kepada Tuhan untuk menguji dan menyelidiki hati kita dalam setiap tindakan yang telah kita kerjakan sehingga kita terus hidup benar dan kudus di hadapan Tuhan.

TEKADKU
Ya Allah, kami menyadari dalam hidup ini kami kadang kala memegahkan diri saat bertindak benar dan baik. Kami menganggap itu semua bisa kami kerjakan karena kemampuan kami. Kami menjadi lupa bahwa Tuhanlah yang memampukan kami. Ujilah dan selidikilah kami umat-Mu yang sering menjauh dari Tuhan ketika tantangan datang dan kami menjauh dari kebenaran. Mampukanlah kami Tuhan untuk bertahan hidup benar di hadapan Tuhan apapun tantangan yang harus kami hadapi.

TINDAKANKU
Bersedia untuk mengatakan dan melakukan yang benar sesuai dengan firman Tuhan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«