suplemenGKI.com

Rabu, 13 Oktober 2010

12/10/2010

Mazmur 121: 1-5

TUHAN PENJAGAKU

Mazmur ini merupakan pertanyaan sekaligus pengakuan dari Pemazmur sesudah mengikuti ibadah raya di Yerusalem, yang hendak mengadakan perjalanan pulang.  Mazmur yang telah menguatkan orang percaya dan menjadi inspirasi doa dan nyanyian dalam pergumulan hidup untuk berjumpa dengan TUHAN Sang penjaga kehidupan.  Melalui Mazmur ini kita menemukan Siapa penjaga dan pemelihara hidup.

  • Renungkan dan temukan, apa saja sifat penjaga yang diungkapkan Pemazmur dalam Mazmur ini? (ay. 2-3, 5)
  • Apakah saudara menyakini bahwa sifat penjaga dalam Mazmur ini juga berlaku dalam hidup saudara?
  • Pernahkah saudara mengalami sifat penjaga itu berlaku dalam hidup saudara?  Percayalah dan milikilah pengalaman bersama TUHAN!

RENUNGAN

Dalam dunia yang penuh dengan tantangan dan ancaman, setiap orang pasti memerlukan pertolongan sejati.  Pemazmur menyadari bahwa tidak ada pengharapan ketika dia mengandalkan kekuatan diri sendiri maupun orang lain serta apapun yang ada disekitarnya.  Pemazmur mencoba mengarahkan pandangannya ke gunung-gunung, namun di sana pun dia tidak melihat secercah harapan yang bisa memberikan pertolongan.  Akhirnya pemazmur menyadari dan menyatakan dengan tegas bahwa “pertolonganku ialah dari Tuhan”.

Melalui Mazmur ini kita dapat menemukan sifat Sang Penjaga yang harus kita yakini: Pertama, Dia berkuasa atas segala sesuatu.  Ayat 2 mengatakan “Pertolonganku ialah dari TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi.”  DIA penguasa alam semesta, tidak satupun peristiwa atau keadaan yang luput dari pandanganNya.  DIA patut kita andalkan.  Kedua, DIAlah Pencipta yang Mahakuasa dan Penjaga yang tidak pernah terlelap.  Artinya bahwa DIA penjaga yang selalu siap.  Tidak ada satupun keadaan yang mempengaruhi penjagaan-Nya.  Datanglah padanya dalam keadaan apapun dan DIA selalu siap menyambut dan menolong kita.  Ketiga, Dia Pelindung.  Ayat 5 mengatakan “TUHANlah penjagamu, TUHANlah naunganmu di sebelah kanan tanganmu.”   TUHAN itu dekat dengan kita dan DIA melindungi.  Hidup kita berada di tangan-Nya yang selalu melindungi.

Dalam keadaan apapun kita membutuhkan DIA.  Dalam lingkungan rumah kita, mungkin diberlakukan jadwal siskamling untuk menjaga keamanan.  Harus diakui bahwa tak seorang pun mampu berjaga-jaga sepanjang hari tanpa istirahat.  Terkadang kita mencari pertolongan pada sesuatu yang tampaknya mampu menolong.  Mari dalam hidup yang kita jalani hari ini kita menyakini bahwa kita memiliki tempat perlindungan yang senantiasa siaga, yakni Penjaga Israel, Allah kita.  DIA bukan saja mampu bertahan menghadapi bahaya, namun secara aktif melindungi umat-Nya. Tak ada Penjaga lain yang sanggup berjaga-jaga seperti DIA.

Tuhan, Penjagaku, rasa aman hanya kuperoleh dalam-Mu

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«