suplemenGKI.com

Rabu, 13 Mei 2020

12/05/2020

KEMERDEKAAN YANG SEJATI

Yohanes 8 : 31 – 38

PENGANTAR
Apakah artinya merdeka ? KBBI memberikan arti, merdeka adalah bebas dari perhambaan atau penjajahan, berdiri sendiri, tidak terikat, tidak tergantung pada sesuatu, lepas, tidak dijajah, bukan hamba dan lain sebagainya.

Banyak orang yang mengartikan kemerdekaan sebaagai kehidupan yang tanpa halangan dan rintangan dan bebas berbuat apa saja menurut kehendaknya. Tidak peduli, apakah yang dilakukan itu bermanfaat atau tidak bagi orang lain. Akibatnya adalah apa yang dilakukan dengan sesuka hati tersebut dapat melukai dan menyakiti orang lain. Apakah itu yang dimaksud hidup sebagai orang merdeka ? Bacaan Alkitab kita hari ini akan menjelaskan tentang kemerdekaan Kristen.

PEMAHAMAN

  1. Bagaimana Alkitab menjelaskan tentang kemerdekaan Kristen ? ( ayat 31-32, 36 )
  2. Bagaimana makna kemerdekaan menurut orang Yahudi ? ( ayat 33 ) dan bagaimana Tuhan Yesus menjelaskan ? ( ayat 35-38 )
  3. Bagaimana kemerdekaan Kristen harus terpancar ?

Alkitab menjelaskan bahwa satu-satunya cara untuk memperoleh kemerdekaan sejati adalah melalui Yesus Kristus. Tepat seperti dikatakan di ayat 36, “Jadi apabila Anak itu memerdekakan kamu, kamupun benar-benar merdeka”. Rasul Paulus juga menegaskan yang sama dalam Galatia 5 : 1 “Supaya kita sungguh-sungguh merdeka, Kristus telah memerdekakan kita”. Melalui kedua ayat tersebut memberikan penjelasan bahwa sesungguhnya kemerdekaan yang sejati hanya ada dalam Yesus Kristus. Pertanyaannya, kemerdekaan apa yang kita alami dalam Kristus ? Pertama: Kemerdekaan dari dosa ( Roma 6:8 ). Yesus Kristus datang ke dunia untuk menebus dosa manusia. Kedua: Kemerdekaan dari penghukuman ( Roma 8 : 1-2 ). Ketiga: Kemerdekaan dari kutuk hukum Taurat ( Galatia 3 : 13 ). Keempat: Kemerdekaan dari iblis ( Ibrani 2 : 14 ) Kelima: Kemerdekaan dari kematian kekal (Ibrani 2 : 15 ). Bukankah ini merupakan anugerah yang sangat besar dalam kehidupan kita.

Namun sayang, orang-orang Yahudi tidak memahami apa yang dimaksud oleh Tuhan Yesus. Mereka merasa bahwa dengan menjadi keturunan Abraham, mereka merasa sudah merdeka. Kesalahpahaman ini menjadi indikasi bahwa mereka sebenarnya gagal dalam mempercayai Yesus sebagai sang Mesias.  Dan kegagalan itu sebagai sebuah dosa dan membuat mereka menjadi hamba dosa ( belum merdeka ).

Kristus telah memerdekakan kehidupan setiap orang yang percaya kepada-Nya. Oleh karena itu kita perlu tetap menjaga kemerdekaan rohani kita dengan tetap belajar Firman-Nya, beribadah kepada-Nya dan melakukan perbuatan baik agar semua orang melihat Kristus melalui hidup kita.

REFLEKSI
Marilah kita merenungkan : Sebagai orang Kristen, apakah anda yakin bahwa diri anda sungguh-sungguh sudah merdeka ?

TEKADKU
Ya Tuhan Yesus, saya berterima kasih karena Tuhan Yesus sudah memerdekakan saya dari hamba dosa.

TINDAKANKU
Mulai hari ini saya akan membaca Alkitab setiap hari, agar saya dapat bertumbuh didalam Firman-Nya.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«
Next Post
»