suplemenGKI.com

Rabu, 13 Juni 2018

12/06/2018

Bacaan : Mazmur 92 : 2 – 6

Tema : Mensyukuri Kebaikan Tuhan

PENGANTAR

Jika kita diajak untuk mensyukuri kebaikan Tuhan, maka hal yang pertama ada di benak hati kita adalah mengkaitkan dengan keadaan baik/berhasil, aman, sejahtera dan lain sebagainya. Jika keadaan kita baik maka kita dapat dengan mudah menyukuri kebaikan Tuhan, namun jika keadaan kita tidak baik maka kita akan sulit untuk mensyukuri kebaikan Tuhan. Padahal, kebaikan Tuhan itu tidak tergantung baik atau buruknya keadaan kita. Sebenarnya ketika keadaan kita tidak baikpun kita masih dapat merasakan kebaikan Tuhan. Untuk memahami kebaikan Tuhan yang tidak terkira kita akan belajar dari Mazmur 92 : 2-6.

PEMAHAMAN

  1. Mengapa Pemazmur mengajak umat Tuhan untuk bersyukur ? ( ayat 2-6 )

Pemazmur terus merasakan kebaikan Tuhan itu nyata  dalam kehidupannya baik ketika ia dalam kondisi suka maupun duka. Kebaikan Tuhan itu nyata dalam karya-karya-Nya, baik dalam karya penciptaan maupun pada saat karya penyelamatan. Ketika Tuhan menciptakan dunia dan isinya, maka Allah berkata “bahwa semuanya itu baik” ( Kej 1 : 25 ). Namun ketika Tuhan Allah menciptakan manusia menurut gambar dan rupa Allah, kemudian Tuhan Allah berkata, “sungguh amat baik”. Di sini Kebaikan Tuhan dapat terlihat melalui karya penciptaan. Dan ternyata  kebaikan Tuhan tidak berhenti sampai di situ. Ketika manusia jatuh kedalam dosa, Tuhan Allah tetap memperlihatkan kebaikan-Nya, dimana Tuhan Allah bertindak untuk menyelamatkan umat manusia. Dan pemazmur mengalami kebaikan Tuhan Allah itu nyata dalam kehidupannya.  Oleh sebab itu pemazmur menyerukan untuk memuliakan kasih Tuhan dan memberitakan kasih setia-Nya pada waktu pagi dan malam. Artinya bahwa dalam setiap kesempatan umat dipanggil untuk memuliakan nama Tuhan sebagai rasa syukur atas kebaikan-kebaikan Tuhan yang kita rasakan. Umat juga diajak untuk memuji dan memuliakan nama Tuhan dengan musik seperti gambus dan kecapi. Hal itu dilakukan supaya rasa sukacita atas kebaikan Tuhan juga dapat di dengar dan dirasakan oleh umat yang lain, sehingga orang lain juga merasakan sukacita yang sama.

Di sadari atau tidak, sesungguhnya setiap umat percaya pernah mengalami dan merasakan kebaikan Tuhan. Bahkan setiap hari atau setiap saat, sebenarnya kita telah erasakan kebaikan Tuhan, baik itu berupa berkat jasmani dan rohani, penyertaan, kekuatan, kesehatan dan yang lainnya. Ketika anda merasakan kebaikan Tuhan marilah belajar bersyukur untuk semua kebaikan-Nya. Amin.

REFLEKSI
Renungkanlah : Seberapa sering anda mengalami dan merasakan kebaikan Tuhan ? pernahkah anda bersyukur atas kebaikan Tuhan ?

TEKADKU
Ya Tuhan ampunilah saya karena saya kurang bersyukur atas setiap kebaikan Tuhan yang saya alami.

TINDAKANKU
Mulai hari ini saya akan bersyukur atas setiap kebaikan Tuhan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«