suplemenGKI.com

Mazmur 69:1-5, 30-37

BERTAHAN DALAM BADAI KEHIDUPAN

 

Pengantar

Mampirlah dengar doaku, Yesus Penebus

Orang lain Kau hampiri, Jangan jalan terus

Yesus Tuhan, dengar doaku

Orang lain Kau hampiri, Jangan jalan terus

 Apabila kita membaca teks diatas, apa yang muncul dalam pikiran kita ? Jawabannya sudah pasti kita semua mengetahuinya. Teks diatas merupakan syair lagu yang cukup terkenal dan terdapat dalam Kidung Jemaat no 26. Syair lagu ini ditulis oleh Fanny Crosby. Fanny Crosby terinspirasi situasi dan kondisi sekelompok narapidana yang ia jumpai saat dia diminta menjadi pembicara atau pengkhotbah. Penyair disabilitas yang telah menelurkan ribuan syair kidung rohani ini melakukan percakapan yang intens dengan para narapida itu dan tidak hanya sekedar berkhotbah. Ia banyak berdiskusi dan mendengar bagaimana para tahanan itu menjalani kehidupan beriman mereka. Salah satu narapidana  bercerita pada Crosby, bahwa ia selalu diliputi rasa sesal mendalam atas kesalahan yang menyebabkannya di penjara. Narapidana itu selalu mengingat betapa sebenarnya ia tidak layak untuk dikunjungi Tuhan. Namun ia juga sadar bahwa ia amat membutuhkan kehadiran Tuhan. Ia pun selalu berdoa dan berkata kepada Tuhan: “Ya Juruselamat yang baik, Janganlah lewatkan aku”

Nyanyian dalam bacaan hari ini berisi suara hati pemazmur ketika ia mengalami kesesakan. Dia datang kepada Allah didalam doa dan memohon pertolongan kepada Allah.

Pemahaman

Ayat 1 – 5              Apa yang sedang dialami oleh Pemazmur ?

Ayat 30 – 37         Apa yang dilakukan Pemazmur ketika hidupnya dalam kesesakan ?

Mazmur nyanyian ini merupakan kesaksian pemazmur saat mengalami pergumulan yang sangat menyesakkan. Pemazmur tampaknya menghadapi persoalan yang tidak mudah. Bahkan dalam syair nyanyiannya digambarkan bahwa seolah dia berada dalam titik keputusasaan. Persoalan besar yang dihadapinya adalah para musuh yang menginginkan kebinasaannya. Dan musuh yang menginginkan kematiannya sangat banyak jumlahnya.

Pemazmur datang kepada Allah dan menaikkan doa harapan kepada Allah. Berharap Allah campur tangan dalam persoalan yang dihadapinya. Pemazmur menyadari bahwa hanya Allah yang mampu menyelamatkan dan membebaskannya dari segala persoalan yang dihadapinya. Pemazmur percaya bahwa Allah berpihak pada setiap orang yang berserah penuh kepada-Nya.

Masa pandemi saat ini umat diajak untuk tetap tekun dalam pengharapan kepada Allah. Umat Allah pasti berhadapan dengan banyak persoalan setiap hari. Pergumulan demi pergumulan seolah tidak berhenti. Namun dalam kesesakan umat didorong untuk tetap menaruh kepercayaannya kepada Allah. Tidak berhenti menaikkan doa permohonan kepada Allah. Hal itu memang tidak mudah. Seringkali berbagai persoalan yang dihadapi membuat umat hilang pengharapan. Perasaan lelah dan putus asa seringkali dirasakan oleh umat.

Pemazmur memperlihatkan bahwa dirinya tidak kehilangan pengharapan. Dia tetap yakin dan bersandar pada pertolongan Allah. Keyakinan inilah yang perlu untuk terus ditumbuhkan dan dijaga oleh umat Allah ditengah badai kehidupan yang mendera setiap hari.

Refleksi
Setiap hari manusia tidak bisa melepaskan dirinya dari berbagai persoalan. Sepanjang kehidupannya, manusia akan terus berhadapan dengan berbagai persoalan, kesulitan dan penderitaan. Namun dalam menghadapi semuanya itu, umat perlu meletakkan kepercayaannya kepada Allah. Sama seperti Abraham memperlihatkan imannya kepada Allah. Tanpa Allah umat tidak akan mampu menghadapi badai kehidupannya

Tekadku
Ya Allah, mampukan kami untuk tetap percaya penuh kepada-Mu. Jangan biarkan kami menjadi lemah dan putus asa oleh karena berbagai persoalan hidup yang kami hadapi. Kuatkan kami dan tuntun kami selalu.

Tindakanku
Tetap tekun dalam doa bersama keluarga. Dengan tekun membaca Alkitab yang berisi firman Tuhan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«