suplemenGKI.com

Jalan Orang Benar dan Orang Fasik

Mazmur 1

 

Pengantar
Mazmur 1 merupakan mazmur hikmat. Mazmur hikmat ini memanggil orang-orang untuk mengikuti jalan kebenaran agar mendapatkan berkat atau kebahagiaan yang diberikan-Nya bagi orang-orang yang benar. Mazmur ini senada dengan Yeremia 17:5-10 yang telah kita renungkan selama dua hari. Keduanya mencoba mengkontraskan kondisi orang benar yang diberkati dan kondisi buruk dari orang-orang yang tidak benar.

Pemahaman 

  • Ayat 1-3: Siapa yang disebutkan berbahagia itu? Mengapa orang benar dikatakan berbahagia? Apa maksud ‘apa saja yang diperbuatnya berhasil.’?
  • Ayat 4-6: Mengapa orang fasik dikatakan seperti sekam?

Dalam Mazmur 1:1-3 kita akan menemukan bahwa orang yang berbahagia adalah orang benar. Orang benar adalah yang “…kesukaannya ialah Taurat Tuhan, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam.” ‘Taurat Tuhan’ dalam ayat ini merujuk pada Firman Tuhan. Jadi, orang benar dikatakan berbahagia sebab mereka hidup dalam Firman Tuhan yang direnungkannya siang dan malam. Firman Tuhan yang mengisi pikiran dan kehidupan mereka tentu memberikan kekuatan dan penghiburan dalam situasi apapun. Dalam ayat 3 dikatakan ‘apa saja yang diperbuatnya berhasil.’ Apakah maksudnya orang benar akan selalu menjadi orang yang sukses dalam pekerjaan, hidup kaya raya, dan jauh dari masalah? Tentu tidak. Tapi karena orang benar seperti pohon yang kokoh dan daunnya tidak pernah layu, ia merambatkan akarnya ke dalam dan membuatnya menjadi pohon yang kuat. Sekalipun angin kencang dan badai menerpa, ia akan tetap bertahan. Kehidupan orang benar tidak menjadi mudah atau segala sesuatunya akan baik-baik saja, tapi Tuhan berjanji tidak akan meninggalkannya dan akan membuatnya berhasil melewati setiap pergumulan hidup bersama-Nya. Itulah yang menjadi kebahagiaan orang-orang yang berjalan di jalan yang benar.

Hal ini bertolak belakang dengan orang-orang fasik. Mereka digambarkan seperti sekam. Sekam adalah kulit padi yang teksturnya sangat ringan sehingga mudah tertiup angin. Sekam juga merupakan bagian yang tidak ada gunanya. Seperti inilah digambarkan orang-orang fasik, mereka tidak berguna dan tidak akan bertahan seperti pohon yang ditanam di tepi aliran air. Orang-orang fasik akan berujung pada kebinasaan seperti yang dikatakan dalam ayat 6.

Firman Tuhan lewat tulisan sang pemazmur mengingatkan kita untuk hidup di jalan orang yang benar. Orang benar mencintai Firman Tuhan dan merenungkannya siang dan malam. Dan melaluinya, ia mendapatkan kebahagiaan sebab firman-Nya menguatkan langkah-langkah kehidupannya dan akan membuatnya kokoh dan kuat melewati setiap musim kehidupan bersama dengan Tuhan. Sebaliknya, jalan orang fasik berujung pada kebinasaan dan kesia-siaan. Orang fasik akan mudah terhempas angin kehidupan bak sekam yang tertiup angin. 

Refleksi
Bayangkan anda berada di sebuah persimpangan jalan. Jalan yang kanan begitu ramai dengan orang-orang, penuh lampu yang terang dan banyak hiburan-hiburan di sepanjang jalan, bak jalan orang fasik yang menawarkan kebahagiaan dan kesenangan sementara yang seolah menjawab pergumulan kita. Jalan yang sebelah kiri terlihat begitu gelap, sepi, dan sedikit orang yang mengambil jalan itu bak jalan orang benar yang tidak selalu mudah dan penuh dengan kegelapan yang kadang-kadang membuat kita bimbang dan sedikit orang yang berjalan di dalamnya. Jalan manakah yang akan anda pilih?

Tekadku
Tuhan, mampukan aku untuk hidup di jalan orang benar yang mencintai Firman-Mu dan yang merenungkannya siang dan malam sekalipun di jalan yang gelap dan penuh tantangan.

Tindakanku
Aku akan mendisiplinkan diri untuk membaca dan merenungkan Firman Tuhan setiap hari serta mencatat pesan dari firman tersebut. Aku pun akan terus berupaya melakukan Firman Tuhan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*