suplemenGKI.com

Mazmur 119:1-3

 

Taati Perintah Tuhan Jalan Menuju Kebahagiaan dan Berkat

 

Pengantar:
Kecenderungan manusia masa kini adalah “tidak mengindahkan” peraturan, bahkan ada kalanya orang yang membuat peraturan ia pula yang melanggar peraturannya. Itu sebabnya muncul pepatah yang bersifat “ironi,” yaitu: “Peraturan diadakan memang untuk dilanggar.” Sikap buruk ini telah menjadi budaya yang tidak baik di tengah-tengah masyarakat kita pada masa kini. Tidak heran jika kita menjumpai banyak praktik-praktik kecurangan dan pelecehan hukum terjadi, yang menyebabkan bangsa ini mengalami banyak krisis dan kesulitan. Bagaimana dengan kita dalam merespons perintah Tuhan?

Pemahaman:

  1. Situasi seperti apakah yang ingin digambarkan dalam Mazmur 119 ini?
  2. Apakah yang bisa membuat orang berbahagia, menurut Mazmur 119:1-3 ini?

Mazmur 119 ini adalah suatu syair didaktis yang bersifat mendidik yang berbentuk

kesaksian pribadi dari si pemazmur. Kendatipun syair-syair tersebut berisi kiasan-kiasan yang memperlihatkan ciri-ciri tertentu, misalnya tentang pertolongan Tuhan, berkat Tuhan dan bahkan tidak jarang tentang kesulitan akibat penganiayaan, kesesakan dan sebagainya. Nmun tujuan syair-syair didaktis itu adalah untuk menekankan betapa pentingnya tora atau ajaran Allah melalui firman-Nya bagi umat Allah. Situasi yang hendak digambarkan dalam Mazmur 119 ini adalah, situasi sesudah masa pembuangan, umat telah kembali ke Israel. Untuk itu  penting bagi umat Israel untuk menghayati dan mengamalkan taurat Tuhan dalam kehidupannya.

Dalam Mazmur 119:1-3 ini, menegaskan bahwa tidak ada cara lain untuk dapat mengalami kebahagiaan, yaitu dengan hidup menurut taurat Tuhan, berpegang teguh pada peringatan-peringatan Tuhan serta menuruti jalan-jalan yang ditunjukan oleh Tuhan melalui taurat-Nya. Orang yang senantiasa hidup menurut taurat Tuhan, berpegang pada perintah Tuhan serta menuruti petunjuk-petunjuk-Nya melalui firman-Nya dijamin akan mengalami kebahagiaan. Kebahagiaan yang dimaksud, Pertama, umat tahu membedakan mana yang benar dan mana yang salah, sehingga hidupnya menjadi baik, teratur dan memuliakan Tuhan. Kedua, peraturan Tuhan membawa kita kepada berkat-Nya. Karena Tuhan sebenarnya telah berikan bagi kita jalan yang akan membawa kita pada pemeliharaan dan berkat-berkat-Nya. Sebaliknya, melangar peraturan-2Nya, akan kehilangan arah hidup dan berkat-2 Tuhan.

Refleksi:
Terkadang kita tidak menyadari bahwa walaupun sudah hidup dalam keselamatan, tetapi kita belum merasa berbahagia, karena kita belum menurut, berpegang, berjalan dalam tuntunan Tuhan. Mulailah untuk menurut, berpegang dan berjalan dalam tuntunan firman Tuhan.

Tekad:
Tuhan, ajarlah saya untuk terus menurut, berpegang dan berjalan dalam tuntunan firman-Mu agar saya berbahagia.

Tindakan:
Mulai sekarang saya mengambil keputusan yang pasti untuk menurut, berpegang dan berjalan dalam tuntunan firman Tuhan dengan kerelaan dan kesungguhan hati.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*