suplemenGKI.com

MAZMUR 121:1-2

TUHAN ADALAH PENOLONG

 

Pengantar

Sekitar pertengahan tahun 2011 kami membeli sebuah rumah, sebelum membeli rumah tersebut kami meminta pentunjuk Tuhan kalau memang ini rumah yang berkenan bagi Tuhan, kiranya dipermudah segala urusan pengajuan KPR-nya. Benar saja, kami mendapatkan proses yang sangat mudah.

Pada tanggal 22 Februari 2012 yang lalu saya di duga kena penyakit GBS (Guillan Barre Syndrom) sejenis penyakit Auto imun dan masih langka. Oleh karena selama 5 hari di RS tidak ada kejelasan penyakit saya ini kami memutuskan untuk melanjutkan pengobatan ke Penang. Dokter telah menyampaikan bahwa apabila infus dan obat stamina dicabut kemungkinan tubuh saya akan semakin melemah. Jujur saya agak gamang untuk pergi keluar negeri oleh karena saya belum pernah mengadakan perjalanan keluar negeri disamping itu kami itu kami tidak punya tabungan. Karena kami baru saja membeli rumah dan merenovasinya.

Tapi Tuhan mengirimkan tangan penolong melalui sahabat saya bernama Paul. Sahabat saya meminta untuk datang kerumahnyasebab sudah disiapkan uang sebesar $10,000 dan RM. 10,000. Seketika saya menangis, Tuhan Engkau amat baik. Siapakah saya ini sehingga mendapatkan kemurahan yang luar biasa, sedangkan saya masih sering mengecewakan hati Tuhan.

Cerita diatas adalah kesaksian salah seorang warga gereja yang diunggah di website pelita hidup. Kesaksiannya mewakili pengalaman hidup jutaan umat Tuhan yang telah merasakan pertolongan Tuhan.

Pemahaman
Ayat 1-2    Pengakuan apakah yang pemazmur ungkapkan dalam nyanyiannya ?

Nyanyian pemazmur ini adalah nyanyian ziarah yang biasa dilantunkan oleh umat setelah mengikuti ibadah hari raya di Yerusalem. Umat Tuhan yang datang dari berbagai daerah harus pulang melewati pegunungan di sebelah selatan dan timur Yerusalem. Wilayah pegunungan itu dipenuhi binatang buas, penyamun dan wilayah penyembahan berhala. Perjalanan religiusmenuju dan kembali dari Yerusalem mengandung bahaya. Namun mereka tetap dapat melewati bahaya itu. Umat menyadari itu semua hanyalah karena pertolongan Tuhan (ayat 1-2).

Perjalanan hidup umat Tuhan di masa kini layaknya perjalanan ziarah umat Tuhan dimasa lampau. Penuh dengan tantangan dan bahaya. Namun meski hidup dipenuhi dengan tantangan dan bahaya umat dapat melewati waktu demi waktu kehidupan mereka. Semua itu terjadi tentu bukan karena kekuatan dan kemampuan umat. Semua itu terjadi hanya karena pertolongan Tuhan. Sudah selayaknya umat menaikkan rasa syukur kepada Tuhan dan tetap mempercayakan kehidupannya kedalam pimpinan Tuhan.

Refleksi
Sudahkah kami menyadari bahwa sesungguhnya kehidupan ini penuh dengan tantangan dan bahaya? Sudahkah kami menyadari bahwa tanpa pertolongan Tuhan kami tidak akan mampu menjalani kehidupan ini?

Tekadku
Ya Allah mampukan kami untuk terus mengucapsyukur dan menyerahkan hidup kami untuk dipimpin oleh-Mu. Tolong kami melalui berbagai tantangan dan persoalan dalam kehidupan kami.

Tindakanku
Tekun bersaat teduh setiap pagi sebelum beraktivitas

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«