suplemenGKI.com

Mazmur 121

“Tuhan, Penjaga UmatNya”

PENGANTAR

Mazmur 121 merupakan nyanyian ziarah yaitu kumpulan lagu-lagu yang biasa dinyanyikan dalam suatu perayaan orang Israel. Isinya berkisah tentang catatan sejarah pengalaman perjalanan iman mereka di padang gurun setelah Tuhan melepaskan mereka dari Mesir menuju ke Tanah Kanaan. Nyanyian ini untuk mengingat semua yang telah mereka alami maupun rasakan selama perjalanan tersebut. Lirik demi lirik merupakan ekspresi dari apa yang mereka temukan dalam kaitannya dengan pemeliharaan Tuhan selama perjalanan itu.

 PEMAHAMAN

  1. Ayat 2b: Atas dasar apa pemazmur membangun keyakinan bahwa pertolongannya adalah dari Tuhan?
  2. Ayat 3-6: Penekanan apa yang ingin pemazmur tonjolkan tentang penjagaan Tuhan ketika ia menggunakan istilah-istilah ‘tidak akan terlelap’, ‘tidak akan tertidur’, ‘naungan’, ‘siang’ dan ‘malam’?
  3. Ayat 7-8: Perhatikan kata ‘nyawamu’ di ayat 7. Apakah ayat ini dapat diartikan bahwa orang percaya akan luput dari penderitaan?

 

Dalam menghadapi bahaya yang muncul dalam perjalanan mereka, pemazmur dan seluruh umat meyakini bahwa pertolongan mereka ialah dari Tuhan karena Ia yang menjadikan langit dan bumi. Karena Tuhan adalah penguasa seluruh isi dunia, Ia sanggup menolong di mana saja, tidak ada satu pun wilayah yang luput dari jangkauan kekuasaanNya. Hal yang sama pun seharusnya menjadi keyakinan kita bahwa Tuhan sebagai pencipta langit dan bumi adalah Tuhan yang ajaib, memiliki seluruh kekuasaan, kekuatan dan kedaulatan, bukan hanya atas isi dunia, melainkan juga atas segala yang terjadi dalam dunia yang diciptakanNya. Lebih lanjut pemazmur menyatakan bahwa karena Tuhan adalah pencipta langit dan bumi, maka Ia sanggup menjaga tanpa dibatasi waktu dan tempat, Ia terus menerus menjaga dan di ayat 7-8 disimpulkan bahwa segala keadaan manusia tetap ada dalam perlindungan Tuhan secara menyeluruh. Tuhan melindungi dari kecelakaan (harf. ‘yang jahat/jelek’). Yang dimaksudkan bukanlah kesulitan biasa melainkan suatu pukulan yang merusak hidup/menghancurkan kita. Jadi bukannya bebas dari penderitaan, melainkan dalam kesulitan apa pun, kita tetap ada dalam naungan tangan Tuhan yang kuat.

REFLEKSI

Cobalah Anda katakan kepada diri Anda dengan kalimat Anda sendiri: Mengapa Anda yakin bahwa Tuhan adalah sumber pertolongan? Apakah arti keberadaan Tuhan sebagai ‘yang menjadikan langit dan bumi’ bagi hidup Anda setiap hari?

 

TEKADKU

Tuhan Allah Pencipta langit dan bumi, dimuliakanlah namaMu di bumi dan di Surga. Terima kasih karena dengan kuasaMu Engkau menciptakan hambaMu ini sebagai bagian dalam karya besarMu atas dunia ini. Mampukan hambaMu untuk terus berpegang pada kuasaMu, sehingga segala mara bahaya dan rasa takut yang ada dalam hidup ini tidak pernah membuat hambaMu berpaling dariMu, melainkan justru meninggikan namaMu dan menyatakan kuasaMu. Amin

TINDAKANKU

Bersaksilah tentang pertolongan Tuhan dalam hidup Anda kepada seseorang hari ini. Biarkan orang lain tahu bahwa Tuhan itu hadir dan terus menolong umatNya.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«