suplemenGKI.com

Mazmur 119:1-3

BERBAHAGIA ITU ADA CARANYA

 

Pengantar
Setiap kali mendengar kata bahagia, teringat pada sosok yang bernama Fanny Jane Crosby. Seorang perempuan yang mengalami kebutaan namun tetap berkarya melalui seni. Ada banyak syair puisi dan syair lagu rohani telah dikarangnya. Syair lagu berjudul “Ku Berbahagia” (KJ 392) dikarang dengan waktu yang sangkat singkat. Lagu itu mencerminkan perasaan Fanny Jane Crosby. Lagu itu memperlihatkan bahwa kebahagiaan yang sejati hanya berada dalam Kristus.

Dalam keberadaannya, Fanny Jane Crosby tetap merasa bahagia. Baginya kebahagiaan diukur bukan dari hal-hal material. Hal terbesar yang membawa kebahagiaan dalam dirinya adalah memiliki Kristus. Hidup dalam Kristus merupakan kebahagiaan.

Pemahaman

Ayat 1-3               Siapa yang berbahagia menerut pemazmur ? kebahagiaan orang beriman sesungguhnya seperti apa ?

Pemazmur dalam teks bacaan juga memperlihatkan bahwa ternyata kebahagiaan tidak terkait dengan hal-hal material. Baginya kebahagiaan itu terjadi apabila umat mampu melakukan perintah dan ketetapan Tuhan (ayat 1-3). Dari nyanyian pemazmur kita melihat bahwa kebahagiaan bagi pemazmur adalah apabila setiap orang hidupnya takut akan Tuhan. Menjauhkan diri dari hal-hal negatif. Membangun sikap hidup yang baik.

Siapa yang mengatakan bahwa kebahagiaan itu datang secara langsung tanpa diusahakan atau diupayakan? Kebahagiaan bukan sesuatu yang datang begitu saja. Kebahagiaan harus diupayakan dan diperjuangkan. Adalah hal yang tidak mungkin apabila kebahagiaan itu datang begitu saja seperti jatuh dari langit. Banyak keluarga berusaha meraih kebahagiaan, namun gagal. Penyebabnya hanya pihak tertentu yang mengupayakan kebahagiaan itu. Persekutuan yang ingin setiap anggotanya merasa senang dan bahagia berada ditengah persekutuan, maka setiap anggota persekutuan itu haruslah mengupayakan agar kebahagiaan bisa dicapai bersama-sama.

Pengalaman Fanny Jane Crosby dan pemazmur memperlihatkan kesamaan bahwa kebahagiaan itu bisa terwujud apabila setiap orang tidak terikat pada hal-hal lahiriah atau hal-hal material. Pemazmur memperlihatkan bahwa membangun sikap hidup yang tidak menyimpang dari ketetapan-ketetapan Allah akan membawa setiap orang pada kebahagiaan. Itu berarti kebahagiaan itu harus diusahakan dan diperjuangkan. Tidak ada kebahagiaan bisa datang begitu saja.

Refleksi
Setiap individu, keluarga dan persekutuan yang ingin berbahagia harus bersama-sama mengupayakan sikap hidup yang baik dan positif. Menjadikan Tuhan sebagai pusat kehidupan. Tidak membiarkan hal-hal lahiriah dan material menguasai dirinya

Tekadku
Ya Allah, mampukan kami bersama-sama dalam keluarga dan persekutuan mencapai kebahagiaan. Jangan biarkan kami hidup dalam keegoisan. Ajar kami untuk bersama-sama melakukan kehendak-Mu dan berjalan dijalan-Mu agar kami beroleh kebahagiaan yang sejati

Tindakanku
Hidup dalam keharmonisan bersama anggota keluarga dan persekutuan. Menghilangkan keinginan mau menang sendiri dan menganggap diri benar dibanding yang lain. Belajar saling memperhatikan, saling mendukung dan saling menguatkan

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*