suplemenGKI.com

Rabu, 11 Maret 2020

10/03/2020

KESELAMATAN BAGI MEREKA YANG MENGAKU DOSA

Yohanes 7:53 – 8:11

 

Pengantar
Sebuah rumah harus bisa menjadi tempat berlindung yang nyaman dan aman dari segala macam bahaya. Dalam iman kita juga memiliki naungan perlindungan kekal yang dapat memberikan kita rasa nyaman dan aman di tengah ancaman hukuman dosa. Naungan itu didapatkan dalam kasih Yesus Kristus. Hal inilah yang dialami oleh seorang perempuan yang berjumpa dengan Yesus. Kisah ini adalah sebuah kisah yang menunjukkan bahwa ada kebutuhan yang paling penting dalam kehidupan kita yaitu keselamatan. Kita bersama akan diajak untuk memahami tentang keselamatan yang diberikan oleh Yesus Kristus kepada mereka yang berdosa.

Pemahaman

  • Ayat 2-6   : Pencobaan apa yang diberikan ahli Taurat dan orang Farisi?
  • Ayat 7-8   : Apa maksud dari aksi Yesus tersebut?
  • Ayat 9-11 : Bagaimana Yesus memberi perlindungan kepada perempuan itu?

Ketika Yesus sedang mengajar, dibawalah seorang perempuan yang kedapatan berzinah. Lalu ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi memberikan pertanyaan kepada Yesus. Ahli-ahli Taurat dan orang Farisi adalah dua kelompok yang selama ini dijadikan panutan karena merekalah yang dapat menjadi acuan akan kebenaran. Sayangnya mereka sering menggunakan kekuasaan dengan tidak tepat dan hanya untuk menjadi alat kesombongan diri. Maksud dari pertanyaan itu adalah untuk menjebak atau mencobai Yesus dengan ajaran-ajaran yang berlaku. Ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi menunggu jawaban Yesus agar mendapatkan celah untuk mencobai-Nya. Mereka merasa tersaingi oleh kehadiran Yesus. Mereka juga merasa bahwa Yesus telah mengambil alih perhatian banyak orang karena masyarakat semakin percaya kepada-Nya. Mereka tidak lagi dihiraukan dan dipercaya oleh banyak orang. Mereka sudah gerah dengan berbagai ajaran Yesus yang makin disukai banyak orang. Mereka merasa bahwa kekuasaannya telah direbut oleh Yesus.

Yesus tidak merespons pertanyaan ahli-ahli Taurat dan orang Farisi dengan jawaban yang jelas. Namun Dia menjawab pertanyaan itu dengan sebuah tindakan nyata, yaitu meminta siapapun yang merasa tidak berdosa untuk melempari perempuan itu. Hasilnya, tidak ada seorangpun yang melemparkan batu kepada perempuan tersebut. Yesus sedang memberi gambaran bahwa semua manusia pasti berdosa. Yesus juga mengajarkan kepada mereka bahwa sikap menghakimi tidak menjauhkan mereka dari perbuatan dosa. Untuk itulah Yesus datang ke dunia agar semua orang berdosa ditebus. Jadi apa yang sedang Yesus lakukan merupakan tindakan nyata dari keselamatan yang akan Ia berikan lewat penderitaan hingga kebangkitan-Nya.

Yesus memandang bahwa setiap orang berdosa perlu diselamatkan. Mereka akan mendapat perlindungan dan keselamatan dari Allah. Yesus menggenapi janji keselamatan itu. Dia mengampuni perempuan itu. Pengampunan itu juga diakhiri dengan sebuah komitmen untuk tidak lagi melakukan dosa. Yesus sungguh-sungguh menjadi perlindungan bagi orang-orang yang berdosa hingga mereka bertobat dan kembali ke dalam kehidupan yang benar.

Refleksi
Carilah tempat yang teduh dan nyaman untuk Saudara. Pejamkan mata Saudara dan renungkanlah: apakah Saudara dapat merasakan kebahagiaan diselamatkan Tuhan ketika Saudara berdosa? Apakah selama ini Saudara hidup mensyukuri keselamatan itu ataukah menyia-nyiakannya? Apakah Saudara berbelas kasihan terhadap orang lain yang jatuh dalam dosa ataukah cenderung ingin menghakiminya?

Tekadku

  • Tuhan, mampukanlah aku untuk mensyukuri keselamatan yang Engkau berikan.
  • Tuhan, mampukanlah aku untuk tidak mudah menghakimi orang lain sebagai pendosa  dan memberikan hukuman kepada mereka seolah-olah aku tidak pernah berdosa. tapi justru membawa orang berdosa untuk bertelut di hadapan-Mu agar mendapatkan pengampunan-Mu. 

Tindakanku
Di masa Pra Paskah ini aku terus belajar setia mengikut Kristus dengan:

  • Mensyukuri keselamatan yang Tuhan Yesus berikan dengan berjuang hidup menyerupai Dia yang penuh belas kasih dan pengampunan.
  • Terus berlatih menyangkal diri dengan mengendalikan pikiran dan perkataan agar tidak menghakimi dan menyakiti orang lain.
Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«