suplemenGKI.com

Rabu, 11 Juni 2014.

10/06/2014

Bacaan : Mazmur 8 : 1- 10.

Manusia Hina Namun Mulia.

PENGANTAR
Mazmur ini merupakan mazmur Nyanyian untuk mengungkapkan kedahsyatan dan keagungan Tuhan Pencipta semesta alam. Tuhan sangat memperhatikan manusia yang lemah dan hina karena manusia dianugerahkan dengan suatu keluhuran atas ciptaan-ciptaan yang lain di dunia ini. Renungan hari ini mengajak kita untuk mengagungkan Tuhan dalam setiap aspek kehidupan kita.

PEMAHAMAN.

1. Siapa manusia dihadapan Tuhan jika dibandingkan dengan ciptaan lain ?
( ayat 2-7)

2. Apakah yang harus dilakukan manusia ketika merasakan dan melihat KeAgungan
Tuhan ? (ayat 2,4,10).

Kejadian 2 : 7 mengatakan,”……. Tuhan Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup kedalam hidungnya, demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup”. Jika kita bertanya, apalah artinya debu tanah ? dan kita menjawab, wah sesungguhnya debu tanah itu tidak berarti. Namun debu tanah yang tidak berarti itu ada di tangan Tuhan, dibentuk oleh Tuhan sedemikian rupa lalu Tuhan menghembuskan nafas kehidupan dan jadilah  makhluk hidup yang bernama manusia. Sungguh sangat luar biasa !  tapi harus diketahui bahwa hidup manusia adalah pemberian Allah. Tindakan Allah yang secara khusus inilah yang membedakan manusia dengan makhluk ciptaan lainnya.

Pemazmur mengungkapkan bahwa “Jika aku melihat langitMu, buatan jariMu, bulan dan bintang-bintang, yang Kautempatkan; apakah manusia sehingga Engkau mengindahkannya ? Namun Engkau telah membuatnya hampir sama seperti Allah dan telah memahkotainya dengan kemuliaan dan hormat”. Langit (semesta alam) menyatakan kedahsyatan dan keagungan Tuhan. Apabila pemazmur melihat dan menyadari semua ini dan ia bertemu dengan Tuhan yang dahsyat dan Agung sedangkan ia sendiri begitu lemah dan hina kemudian Tuhan mengindahkannya, mengangkatnya menjadi anak-anakNya dan menjaganya dengan penuh kasih sayang dan kebaikan. Itu namanya kehormatan yang luar biasa. Kehormatan yang luar biasa telah diberikan Allah kepada manusia. Manusia diciptakan Allah untuk maksud yang mulia yaitu untuk memerintah atas alam ciptaanNya ( band dg Kej 1 : 26-28).  Untuk itulah maka pemazmur bersyukur dan memuji Allah. Apa yang dialami dan dirasakan pemazmur tentunya juga kita alami dan rasakan. Dan hal ini mengajak kita untuk bersyukur senantiasa dan memuliakan Allah dalam segenap hidup kita. Mari kita mulai sekarang.

REFLEKSI.
Marilah kita mengambil saat teduh sejenak. Renungkanlah ! Siapakah Tuhan menurut saudara ? Siapakah saya sebenarnya dihadapan Tuhan ? Apakah yang saudara lakukan ketika menyadari bahwa Tuhan memberi kehormatan ?

TEKADKU.
Ya Tuhan saya beryukur kepadaMU karena Engkau memberi kemuliaan dan hormat, biarlah saya memuji dan memuliakanMU.

TINDAKANKU.
Hari ini saya akan memuliakan nama Tuhan melalui perkataan dan perbuatan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«