suplemenGKI.com

Mazmur 146:5-10

SANG PENOLONG

 

PENGANTAR
Beberapa bulan terakhir ini jika kita cermati pemberitaan media maka banyak sekali dihebohkan dengan berita-berita miring tentang orang-orang yang dianggap  sebagai “sang penolong”, baik di kalangan artis misal Eyang Subur maupun di kalangan politisi dan pebisnis antara lain Sengman dan Bunda Putri.  Mereka semua dianggap dapat menjadi penolong bagi pihak-pihak tertentu yang ingin meraih tujuan atau keinginan dengan cara yang singkat.  Fenomena ini tentu saja semakin menguatkan indikasi bahwa bangsa kita saat ini sedang “sakit” dimana banyak pihak saling berlomba-lomba mencapai tujuan masing-masing dengan menghalalkan berbagai macam cara.  Lebih dari itu, mereka tidak hanya menghalalkan segala cara tetapi juga lebih mengandalkan kekuatan (perkataan, kemampuan)  manusia yang dapat dilihat daripada kepada Tuhan sebagai Sang Pencipta.  Mari kita renungkan lebih dalam lagi tentang hal ini melalui perikop yang kita baca hari ini.

PEMAHAMAN
Dalam ayat bacaan kita hari ini terdapat dua  pertanyaan sebagai bahan perenungan yaitu :
Ayat 5-6: Mengapa Pemazmur mengatakan berbahagialah orang yang mempunyai Allah Yakub?
Ayat 2,3 & 10: Apa yang dapat  kita pelajari dari perikop ini?

Apabila kita merenungkan bacaan di atas maka kita dapat menjawab kedua pertanyaan tersebut sebagai berikut :

Pertama, dikatakan berbahagia bagi mereka yang mempercayai Allah Yakub karena Allah adalah satu-satunya penolong yang jauh melebihi para bangsawan yang berkuasa dan Allah adalah Pribadi yang Maha Kuasa yang menciptakan langit dan bumi serta segala isinya.  Di samping itu Allah juga setia untuk selama-lamanya sekalipun manusia seringkali jatuh bangun dalam dosa.       

Kedua, paling sedikit ada 3 hal yang dapat kita pelajari dari perikop tersebut yaitu :

  • Memuliakan Tuhan melalui kehidupan kita agar menjadi kesaksian nyata bagi mereka yang belum mengenal dan percaya kepada Tuhan Yesus (Ayat 2)
  • Jangan mengandalkan manusia karena manusia juga terbatas namun andalkan Tuhan karena hanya DIA satu-satunya penolong kita yang setia (Ayat 3)
  • Jadikanlah Tuhan sebagai Raja yang berdaulat dalam kehidupan kita (Ayat 10)

REFLEKSI
Sejauh ini benarkah kita sudah sungguh-sungguh mengandalkan Tuhan dalam hidup kita atau kita masih mengandalkan orang lain yang berkuasa ?

TEKADKU
Tuhan Yesus jadilah Raja dan Penolong satu-satunya dalam hidupku.

TINDAKANKU
Berusaha selalu melibatkan Tuhan dalam seluruh aspek kehidupanku termasuk dalam setiap perencanaan maupun pergumulan hidupku.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*