suplemenGKI.com

Rabu, 11 April 2018.

10/04/2018

Bacaan : Mazmur 4 : 2 – 9

Thema : Rahasia Ketentraman Hidup.

PENGANTAR
Apa yang ada dalam benak anda, jika mendengar kata “malam” ? mungkin yang terbayang adalah suasana mencekam, menakutkan atau sesuatu yang tidak baik. Dalam kehidupan sehari-haripun “malam” memiliki makna yang kurang baik. Misalnya, kita berpesan kepada anak kita, “jangan pulang malam-malam, itu berbahaya, banyak orang jahat di jalan. Atau jangan lupa kunci pintu pada malam hari agar tidak kemasukan maling. Dari hal tersebut dapat disimpulkan bahwa malam (konteks pemazmur) adalah saat dimana kita tidak siap dan tidak ada ketentraman.

PEMAHAMAN.

  1. Bagaimana sikap pemazmur dalam menghadapi saat-saat yang menakutkan ? (ayat 2 )
  2. Bagaimana  keyakinan pemazmur kepada Allah sehingga ia mengalami ketentraman ? ( ayat 4- 9 )

Dalam perjalanan kehidupan pemazmur, ada banyak suka duka yang datang silih berganti. Saat ia menjadi gembala, dia harus tetap terjaga di waktu malam menjaga kawanaan domba dari pemangsa yang berkeliaran pada waktu malam. Saat menjadi rajapun tidak serta merta dia dapat tidur dengan tenang. Daud harus tetap berjaga-jaga, siapa tahu musuh datang menyerang. Dalam bacaan hari ini ada beberapa rahasia yang dimiliki Daud agar hidupnya mengalami ketentraman.

Pertama : Daud berseru kepada Tuhan ( ayat 2-3 ). Pada saat seseorang menghadapi masalah yang berat, seringkali kita larut dalam masalah tersebut. Akibatnya kita merasakan masalah semakin berat. Tidak demikian dengan Daud. Ketika Daud menghadapi masalah yang berat, ia berseru kepada Tuhan, memohon Tuhan campur tangan dalam mengatasi masalahnya. Dan dari situ Daud mendapatkan kekuatan baru dari Tuhan untuk menghadapi masalahnya. Dari situ, kita diajak untuk mencontoh Daud, yaitu selalu berseru kepada Tuhan.

Kedua : Daud yakin bahwa ia dipilih Tuhan dan dikasihi-Nya. ( ayat 4-9 ). Daud sangat yakin kepada Tuhan bahwa Tuhan telah memilihnya dan mengasihinya. Hal itu menjadi sumber kekuatan dan ketentraman baginya karena Tuhan senantiasa menjaganya. Demikian pula dengan kita Tuhan Allah sudah menebus kita dari hukuman dosa dan telah melimpahkan anugerah keselamatan kepada kita. Dialah yang senantiasa menjaga dan merawat kita. Dan hal itu menjadi sumber ketentraman dalam kehidupan kita. Sehingga tidak ada lagi alasan bagi kita untuk takut dan gentar dalam menghadapi masalah. Karena Tuhan menyertai kita.. …….terpujilah Tuhan. Amin.

REFLEKSI
Mari kita merenungkan : apakah yang menjadikan anda mengalami ketakutan ? Permasalahan ? Bagaimana anda menghadapinya ?

TEKADKU
Ya Tuhan, saya menyerahkan segala ketakutanku kepada-Mu. Saya yakin bahwa Engkau selalu menyertaiku.

TINDAKANKU
Saya akan menjalani hidup dengan percaya kepada Tuhan Yesus bahwa Dia selalu menyertaiku.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«