suplemenGKI.com

Terang bagi Orang Benar dan Mujur bagi Orang Jujur

Mazmur 112:1-10

Pengantar

Sungguh tepat jika kita merespons ajakan Pemazmur dalam bacaan kita hari ini untuk memuji Tuhan, Haleluya!. Betapa Tuhan memunculkan terang bagi orang benar dan kemujuran bagi orang jujur.Di tengah badai kehidupan sekalipun ia tak akan pernah goyah. Tuhan senantiasa mengingatnya dan memberikan jaminan pemeliharaan. Jaminan Tuhan ini sepertinya semakin langka di tengah jaman yang penuh dengan berbagai tantangan berat, perubahan yang serba cepat, dan aneka ketidakpastian. Apakah kita masih bisa memperoleh jaminan Tuhan itu?

Pemahaman

Ayat 1      :  Menurut Saudara mengapa orang yang takut akan Tuhan disebut berbahagia? Apa ciri-ciri orang yang takut akan Tuhan? Apa relevansinya dengan ajakan memuji Tuhan?

Ayat 2-5  :  Apa saja berkat-berkat yang Tuhan anugerahkan?

Ayat 6-9  :  Apakah orang benar dan jujur akan bebas dari masalah? Bagaimana sikapnya?

Ayat 10    :  Bagaimana tanggapan orang fasik ketika melihat “keberuntungan” orang benar? Namun bagaimana akhir dari orang fasik?

Orang yang takut akan Tuhan memiliki kegemaran merenungkan dan melakukan perintah-perintah Tuhan dengan penuh ketaatan. Ayat terakhir dari Mazmur 111 (satu pasal sebelumnya) bahkan mencatat, bahwa permulaan hikmat adalah takut akan Tuhan. Ia disebut berbahagia, karena Tuhan tak pernah melupakannya serta senantiasa memberkati dan membentenginya (Ayat 2-5). Namun ia tetap perlu mengingat, bahwa segala sesuatu yang diperolehnya berasal dari Dia. Untuk itu memuji Tuhan sungguh patut dilakukan, di manapun dan kapanpun. Orang yang takut akan Tuhan adalah orang benar dan jujur. Ia memang tidak bebas dari berbagai tantangan dan masalah. Namun ia tidak pernah goyah dan tetap yakin akan pemeliharaan Tuhan. Di tengah kesulitan serumit apapun, ia tidak berubah dalam kesetiaan. Ia bahkan masih Tuhan sanggupkan untuk mengulurkan tangan guna membantu orang-orang yang membutuhkan. Di sekeliling orang benar pasti ada orang-orang fasik yang tidak menyukainya dan ingin mencelakainya. Tetapi kita tahu apa kesudahan orang-orang fasik ini.

Refleksi

Apakah aku sudah benar-benar termasuk orang yang gemar merenungkan dan melakukan Firman Tuhan dengan penuh ketaatan?

Tekad

Berdiri teguh dan tidak goyah sebagai orang yang takut akan Tuhan.

Tindakan

Membangun kegemaran merenungkan dan melakukan Firman Tuhan serta senantiasa bertindak benar dan jujur di tengah jaman yang penuh tantangan ini.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*