suplemenGKI.com

Bacaan : Mazmur 43 : 1 – 5

Tema : Berilah Keadilan kepadaku

 

PENGANTAR
Hidup di rantau/negeri asing, seringkali membuat seseorang merasa terasing, tidak punya sahabat, mendapat perlakuan tidak adil dan diskriminasi, miskin dan menderita. Saat-saat seperti itu yang dapat dilakukan hanyalah berseru kepada Tuhan, mengadukan segala keluhan dan penderitaan kita. Tak jarang juga kita membayangkan saat-saat indah dimana kita berada di kampung kita sendiri, beribadah bersama keluarga. Rasanya bahagia ketika kita mengenang kembali saat-saat indah tersebut. Pemazmur mengalami  semua hal tersebut, dan pemazmur ingin berbagi pengalaman dengan kita melalui renungan hari ini.

PEMAHAMAN.

  1. Bagaimana keadaan pemazmur di negeri asing ? ( ayat 1-2 )
  2. Bagaimana pemazmur mengadukan pergumulan dan kerinduannya kepada Allah ? (ayat 1,3-4).
  3. Bagaimana keberpihakan Allah terhadap pemazmur ? ( ayat 3-5 )
  4. Bagaimana respon kita, ketika kita mengalami hal yang sama dengan pemazmur ?

Di negeri asing, di tengah-tengah masyarakat yang tidak percaya kepada Allah yang hidup, pemazmur mengalami perlakuan tidak adil dari orang-orang yang hidupnya tidak saleh, ia menjadi korban penipuan dari para penipu dan orang-orang curang. Akibatnya pemazmur mengalami penderitaan dan ketidakadilan. Dalam situasi dan kondisi mengalami penderitaan pemazmur berseru meminta tolong kepada Tuhan. dalam seruannya pemazmur berkata, “Berilah keadilan kepadaku, ya Allah dan perjuangkanlah perkaraku”. Tidak ada jalan yang terbaik bagi pemazmur untuk mengadukan perkaranya selain dari berdoa kepada Allah, karena dengan demikian pemazmur akan mendapat pembelaan dari Allah.

Tuhan Allahpun tidak tinggal diam. Allah berpihak kepada mereka yang menjadi korban ketidakadilan dari para penipu dan orang-orang curang. Allah akan memberi terang-Nya dan Kebenaran-Nya untuk menuntun mereka sehingga mereka tidak kehilangan sukacita sebagai umat Allah (ayat 3-4). Ketika Tuhan Allah berada di pihak pemazmur maka pemazmur tidak perlu takut karena pertolongan Allah selalu terbukti.

Begitu juga dengan kita,  siapapun tidak mengharapkan mengalami perlakuan tidak adil, diskriminasi, ditipu, dirurangi. Namun bisa saja hal itu menimpa kita. Pengalaman pemazmur mengajarkan kepada kita agar disaat-saat seperti itu kita tetap setia dan berdoa kepada Tuhan. kesetiaan dan penyerahan diri dalam doa itulah yang menjadikan kita kuat. Apalagi Tuhan berpihak kepada kita. Syukur kepada Allah.

REFLEKSI
Pernahkah saudara mengalami perlakuan tidak adil, diskriminasi, ditipu orang, dicurangi orang ?

  • Bagaimana saudara menghadapi hal itu ?
  • Apa yang akan saudara lakukan ?

TEKADKU
Ya Tuhan ajarlah aku menyerahkan diri kepada-Mu, ketika aku menghadapi ketidakadilan, diskriminasi dan ditipu orang.

TINDAKANKU
Mulai hari ini saya akan menyerahkan perkaraku kepada Tuhan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*