suplemenGKI.com

Rabu, 1 Juli 2020

30/06/2020

Yeremia 18:1-11

 

DIPROSES MENJADI BEJANA YANG INDAH

 

Pengantar
Menurut definisinya proses adalah serangkaian langkah sistematis atau tahapan yang jelas dan dapat terjadi berulangkali untuk mencapai hasil yang diinginkan. Dengan kata lain sebuah proses pembentukan membutuhkan waktu yang tidak terbatas. Kadang sebentar, kadangkala sangat lama dan bahkan luar biasa lama. Namun semua terjadi untuk melahirkan hasil yang diharapkan.

Apabila saat ini kita melihat Israel menjadi sebuah bangsa yang unggul dibandingkan negara-negara lain, hal itu terjadi karena proses pembentukan yang telah dialami sejak lama. Sejarah panjang Israel sebagai sebuah bangsa tidak hanya tercatat di buku-buku sejarah di luar Alkitab tetapi juga tercatat di dalam Alkitab. Semua yang tekun membaca dan memperhatikan tema-tema atau teks Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru dapat melihat bagaimana jatuh bangunnya Israel sebagai sebuah bangsa dan sebagai umat pilihan Allah.

Pemahaman
Ayat 1-3               Apakah perintah Allah kepada Yeremia ?

Ayat 4-11             Mengapa Allah meminta Yeremia memperhatikan tukang periuk yang sedang bekerja membuat sebuah bejana ? Apakah yang Allah hendak sampaikan kepada umat-Nya melalui Yeremia ?

Yeremia adalah seorang nabi yang menyampaikan suara kenabiannya di Yerusalem. Suatu kali Yeremia mendapat perintah dari Allah untuk datang kerumah tukang Periuk oleh karena Allah akan menyampaikan firman-Nya kepada Yeremia. Yeremia mengerjakan apa yang Allah perintahkan. Yeremia mendapati tukang periuk sedang bekerja membuat sebuah bejana. Momentum itulah yang digunakan Allah menyampaikan firman-Nya kepada Yeremia.

Allah menjadikan tukang periuk dan bejana sebagai media menyampaikan maksud dan kehendak-Nya. Yeremia melihat proses yang terjadi ketika seorang tukang periuk harus mengubah bejana yang rusak menjadi bejana lain yang dipandangnya baik. Demikian halnya dengan Allah terhadap umat pilihan-Nya. Allah adalah tukang periuk dan Israel adalah bejananya. Allah telah memilih dan menetapkan umat-Nya menjadi saksi-saksi Allah bagi bangsa-bangsa lain. Namun umat pilihan-Nya justru menyimpang dari tanggungjawab yang dipercayakan.  Bejana itu telah rusak, itulah sebabnya Allah memiliki rencana lain bagi umat pilihan-Nya itu.

Allah membukakan mata Yeremia untuk melihat bahwa Allah sesungguhnya tengah membentuk bangsa Israel seturut dengan kehendak-Nya. Namun dalam proses pembentukan itu, bangsa Israel tegar tengkuk. Sehingga proses pembentukan itu tidak berjalan sebagaimana seharusnya, sehingga Allah sebagai tukang periuk perlu mengerjakan bejana itu menjadi bejana lain.

Refleksi
Sejatinya hidup umat Allah adalah sebuah proses pembentukan yang tiada berkesudahan. Allah ingin umat-Nya menjadi bejana yang indah. Namun sikap tegar tengkuk umat Allah seringkali membuat Allah merencanakan sesuatu yang baru. Namun satu hal yang pasti bahwa proses pembentukan itu tidak pernah berhenti, Allah terus mengerjakannya. Semua itu dilakukan-Nya agar rencana yang penuh damai sejahtera dapat terwujud dan terlaksana (Yer. 29:11)

Tekadku
Ya Allah kami memberikan diri kami untuk Engkau bentuk sesuai rencana-Mu. Secara penuh kami menyadari bahwa proses pembentukan itu mungkin akan menyakitkan dan tidak mengenakkan bagi kami. Namun biarlah kami tetap berkomitmen untuk bersedia dibentuk.

TindakanKu
Tekun beribadah dan tetap membangun kehidupan doa agar memiliki relasi yang baik dengan Tuhan

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«
Next Post
»