suplemenGKI.com

Rabu, 1 April 2015.

31/03/2015

Bacaan : I Korintus 15 : 1-11.

“Beritakanlah Kabar Baik harus”.

PENGANTAR.
Berita tentang Kristus yang bangkit menjadi berita yang menggemparkan bagi murid-murid, juga bagi orang-orang Yahudi pada saat itu. Bagi murid-murid dan gereja perdana berita kebangkitan Kristus menjadi Kabar Baik sedangkan bagi orang-orang Yahudi atau yang memusuhi  Kristus berita kebangkitan Kristus menjadi ancaman. Bagi rasul Paulus Kebangkitan Kristus juga merupakan Kabar Baik yang harus diberitakan.

PEMAHAMAN.

  1. Kabar baik itu berkenaan dengan Berita Kebangkitan Kristus ! kepada siapa Kristus menampakkan diri ? Kepada siapa rasul Paulus memberitakan kabar baik itu ? seberapa penting  pemberitaan kabar baik tersebut ? dengan apakah kabar baik itu dikaitkan ? (ayat 1-11).

Bagi murid-murid kebangkitan Kristus menjadi berita sukacita, apalagi telah menampakkan diri kepada semua murid baik secara pribadi maupun secara kolektif.  Paulus menyebutkan bahwa Kristus yang bangkit telah menampakkan diri kepada Kefas, kepada kedua belas murid,  kepada lebih dari 500 saudara (jemaat mula-mula), kepada Yakobus, kepada semua rasul dan kepada Paulus sebagai yang paling akhir. Hal ini hendak menjelaskan bahwa kebangkitan Yesus itu bukan sekedar  ‘katanya’ atau berita burung tetapi sesuatu yang riil/nyata terjadi. Apalagi hal itu berkaitan dengan Karya Keselamatan Yesus Kristus sehingga  menjadi sebuah paket Kabar baik yang lengkap.

Kabar baik itulah yang dikenal dengan injil, telah diberitakan oleh rasul Paulus kepada jemaat Korintus. Dan jemaat Korintus menerima kabar baik tersebut dengan tangan yang terbuka. Melalui kabar baik itu jemaat Korintus dapat berdiri teguh dan mengalami karya penyelamatan Allah. Bahkan melalui Kabar baik tersebut manusia harus berpegang kuat kepada Allah sehingga manusia dapat memperlihatkan imannya pada saat menjalani kehidupan yang sulit.

Ditengah dunia yang penuh bujuk rayu, licik, sering menyakiti kabar baik memberikan kekuatan kepada hati yang remuk atau yang menderita. Juga ada begitu banyak hal dalam kehidupan ini yang dapat kita selesaikan tetapi keselamatan berarti sesuatu yang tidak pernah bisa diselesaikan oleh manusia, karena keselamatan adalah Anugerah Allah. Oleh sebab itu rasul Paulus mengkaitkan kabar baik dengan kasih karunia Allah. Dan itu telah mendorongnya untuk terus memberitakan kabar baik tersebut kepada semua orang. Bagaimana dengan anda ?

REFLEKSI.
Mari kita merenungkan ! kapan anda pertama kali mendengar kabar baik ? sejauh mana kabar baik itu mempengaruhi hidup anda ? apakah anda terbeban untuk memberitakan kabar baik tersebut ?

TEKADKU.
Ya Tuhan, saya bersyukur kepadaMu karena karya Kristus di kayu salib dan kebangkitan Kristustelah menyelamatkanku.

TINDAKANKU.
Saya akan memberitakan kabar baik itu kepada orang-orang yang saya kasihi.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«