suplemenGKI.com

Bacaan : Roma 16 : 25 – 27.

Thema : Injil adalah kemuliaan Allah.

PENGANTAR.
Setelah memberikan salam kepada rekan-rekan pelayanannya, Paulus menutup seluruh surat Roma ini dengan penjelasan bahwa injil adalah kemuliaan Allah. Bagian penutup surat Roma ini mengulang kembali penegasan bagian awal surat Roma di pasal 1 : 16 – 17 dengan penegasan yang sangat penting.  Jika di pasal 1 : 16-17 Paulus menjelaskan bahwa injil adalah kekuatan Allah, maka di tiga ayat terakhir/penutup Paulus menjelaskan bahwa injil adalah kemuliaan Allah. Mengapa demikian ?

PEMAHAMAN.

  1. Mengapa rasul Paulus menutup surat Roma dengan pernyataan bahwa Injil adalah kemuliaan Allah ?  ( ayat 25 – 27 )
  2. Pesan apa yang ingin disampaikan rasul Paulus kepada para pembacanya ?

Dalam bagian penutup ini rasul Paulus ingin mengingatkan para pembacanya bahwa injil adalah kemuliaan Allah. Hal itu di tekankan rasul Paulus dengan prinsip keyakinan bahwa :

Pertama : bahwa di dalam injil terkandung makna bahwa Allah menguatkan umat-Nya. Kemulaan Allah diwujudkan melalui  tindakan Allah menguatkan umat-Nya. Lalu bagaimana cara Allah menguatkan umat-Nya ? Paulus menjelaskan, “menurut injil yang ku masyurkan dan pemberitaan tentang Yesus Kristus”. Itu berarti Paulus mengajarkan bahwa Allah menguatkan umat-Nya melalui injil dan pemberitaan Kristus. Melalui injil Allah membukakan kepada umat-Nya tentang jalan keluar dari dosa, iblis dan maut yaitu melalui putra tunggal-Nya yaitu Yesus Kristus yang diutus Bapa untuk menebus dosa.

Kedua : bahwa melalui injil Allah menyatakan diri-Nya kepada umat-Nya. Rasul Paulus mengatakan, “sesuai dengan pernyataan rahasia………, tetapi yang sekarang telah dinyatakan”.  Perkataan ini menjelaskan bahwa injil yang sebenarnya adalah penyingkapan Diri Allah kepada umat-Nya yang dahulu dirahasiakan. Dahulu injil itu belum disingkapkan tetapi Allah menyingkapkan injil itu ketika Allah Bapa mengutus Putra Tunggal-Nya yaitu Yesus Kristus. Pada saat itulah jati diri injil disingkapkan dengan jelas. Lalu apa tujuan Allah menyatakan diri-nya melalui injil ? jawabannya adalah untuk membimbing mereka kepada ketaatan iman.

Ketiga : bahwa didalam injil nama Allah dipermuliakan selama-lamanya.  Didalam injil yang adalah kemuliaan Allah, maka nama Allah senantiasa dipermuliakan.

Setelah kita merenungkan bagian ini, lalu bagaimana respon kita terhadap injil ? Menerima atau menolak ? jika kita menerima, bersyukurlah karena itu bukan hasil usaha kita tetapi pencerahan Roh Kudus dalam hati kita untuk percaya kepada Yesus Kristus. Terpujilah Allah untuk selama-lamanya.

REFLEKSI.
Marilah kita merenungkan : Sadarkah saudara bahwa ketika kita menbaca kitab suci (injil) kita sebenarnya sedang mendengarkan kata-kata Allah ? mengertikah saudara apa yang dikatakan Allah ?

TEKADKU.
Ya Tuhan, ampunilah saya karena sering acuh-tak acuh dalam membaca kitab suci bahkan mengabaikan apa yang dikatakan kitab suci.

TINDAKANKU.
Mulai hari ini saya akan belajar membaca kitab suci setiap hari agar saya dapat mendengar apa yang di katakan Allah kepada saya.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*