suplemenGKI.com

Rabu, 4 Juni 2014

Mazmur 104:31-35

Pengantar

Mazmur 104:1-35 adalah nyanyian mengenai ALLAH yang menciptakan segala sesuatu dan memelihara hasil pekerjaan-Nya. Mazmur ini menekankan keterlibatan ALLAH dengan segala hal yang telah diciptakan-Nya karena Ia hadir di dunia serta menopangnya. Bahkan seluruh irama hidup dalam alam semesta ini diatur oleh ALLAH.

 Pemahaman

  • Ayat 31-35       : Apakah yang dilakukan pemazmur pada saat meyakini bahwa ALLAH terlibat dalam kehidupan semua ciptaan-Nya?
  • Ayat 34              : Mengapa pemazmur ingin memperdengarkan renungan yang manis?

Seluruh ciptaan, telah diatur Allah sedemikian rupa hingga masing-masing berada pada jalur dan waktu yang telah disediakan-Nya. Seluruh ciptaan termasuk manusia berada di bawah kendali ALLAH. Namun  seringkali manusia lupa akan posisi ini. Misalnya, ketika sukses dalam pekerjaan, keluarga, dsb kita menganggap bahwa kesuksesan ini diperoleh karena usaha sendiri, tanpa campur tangan ALLAH; dan ketika kita berada dalam penderitaan, sengsara dan dijerat kemiskinan, kita sering beranggapan bahwa ALLAH membiarkan kita sendiri. Begitu mudahkah karya agung ALLAH yang telah dengan amat baik mencipta, memelihara, menebus dan memulihkan itu kita lupakan?

Pemazmur mensyukuri kebaikan dan pemeliharaan ALLAH dengan memuji dan memuliakan DIA.  Pemazmur begitu bersukacita dan berkata “Pujilah TUHAN, hai jiwaku!” Sungguh suatu tindakan terpuji dan mengagumkan telah pemazmur bentangkan pada kita. Tak sedikitpun terbersit keinginannya untuk melupakan segala kebaikan TUHAN padanya. Bahkan seluruh keberadaan hidupnya diperuntukkan untuk menaikkan pujian kepada TUHAN. Marilah mengikuti jejak pemazmur yang begitu bersemangat memuji TUHAN.

Refleksi

Tariklah nafas dalam-dalam dan hembuskan kembali. Lakukan berulang kali. Apakah Anda merasakan kehadiran ALLAH dalam tarikan dan hembusan nafas? Sadarkah Anda bahwa nafas hidup kita adalah ciptaan TUHAN ? Sekalipun ada banyak hal yang tak kita miliki dan setumpuk persoalan masih di depan mata, namun sadarilah bahwa saat ini masih bisa bernafas. Ini berarti ALLAH masih terus memelihara dan mengendalikan hidup kita. Apakah Anda bisa mensyukurinya?

Tekadku

Ya TUHAN aku mau memuji dan memuliakan namaMu dengan penuh sukacita sebab karya-Mu agung dalam kehidupan ini.

Tindakanku

Walau badai persoalan menerpaku, aku akan tetap memuji kebaikan dan kebesaran TUHAN:

“ Maka jiwaku pun memuji-Mu, sungguh besar Kau ALLAH-ku

Maka jiwaku pun memuji-Mu, sungguh besar Kau ALLAH-ku.”

 

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*