suplemenGKI.com

Selasa, 15 April  2014

I Korintus 5:6b-8

 

Pengantar

 Ada peribahasa mengatakan” karena nila setitik, rusak susu  sebelanga”. Peribahasa ini mengajak kita hati-hati dalam bersikap sebab sekalipun kita hanya melakukan sedikit kesalahan ataupun kejahatan namun mampu merusak banyak kebaikan yang telah dilakukan.  Hal inilah yang dijelaskan Paulus dalam bacaan Alkitab hari ini.

Pemahaman

Ayat 6b-7 :  Apakah hubungan ragi dan Anak Domba Paskah yang disembelih?

Ayat 8      : Apakah arti berpesta dengan roti tak beragi?

 

Pada bagian ini Paulus mengajak jemaat Korintus berpesta dalam kemenangan hidup yang benar. Paulus menggambarkannya dengan  ragi dan roti tak beragi.  Ragi dalam Alkitab  melambangkan apa yang meresap masuk dalam kehidupan dan  merusak kebenaran, keadalan dan iman. Pada bagian ini Paulus  menggambarkan dosa seperti ragi yang perlahan-lahan masuk dan meresap dalam kehidupan jemaat. Bahkan lebih jauh  Paulus menyatakan  bahwa jika tidak hati-hati terhadap dosa yang meresap itu, seluruh persekutuan jemaat dapat tercemar dan terbuang (ayat 6b).

 

Paulus mengajak jemaat di Korintus untuk membuang seluruh kejahatan dan masuk dalam kehidupan baru ( ayat 8) sebagaimana  orang Israel membuang segala ragi  dari rumah mereka sebelum perayaan Paskah (Keluaran 12:5, 19-20). Pada permulaan perayaan Paskah orang Yahudi mengeluarkan segala sesuatu yang beragi dari dalam rumahnya lalu anak domba Paskah disembelih (Kel 12:6) dan orang mulai makan roti tidak beragi (Kel 12:18-20).

 

Melalui korbanNya Kristus sebagai Anak Domba Paskah yang sesungguhnya melenyapkan ragi yang lama, yaitu dosa, dan memungkinkan suatu hidup yang murni dan benar, yang dilambangkan oleh roti tak beragi. Anak Domba Paskah yaitu KRISTUS merupakan korban yang menghapus dosa yang membebaskan jemaat Korintus  dari segala kejahatan dosa.

 

Paulus mengajak jemaat di Korintus untuk berpesta dalam kemenangan. Mereka terus menerus merayakan kemenangan atas dosa dengan membuang jauh-jauh ragi yang dapat merusak hidup pribadi dan persekutuan (ayat 8). Jemaat Korintus diajak hidup dalam kemurnian dan kebenaran.

 

Refleksi

Dalam keheningan lihatlah kehidupan Saudara! Apakah ada ragi dosa yang sedang meresap dan siap merusak kehidupan pribadi Saudara dan kehidupan persekutuan gereja? Apakah itu?

 

Tekadku

 TUHAN YESUS, mampukanlah aku untuk menghargai karya pengorbanan-Mu yang telah menyelamatkanku dengan berjuang hidup  dalam kemurnian dan kebenaran.

 

Tindakanku

Setiap pagi aku akan berkata: Stop dosa! Dengan mantap aku akan membuang jauh-jauh dosa…………. ( sebutkanlah dosa-dosa yang pernah atau sering Saudara lakukan!)

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*