suplemenGKI.com

Selasa, 30 Juni 2015

II Samuel 5:6-10

Pengantar

Terpilihnya seorang pemimpin baru biasanya dibarengi dengan banyaknya harapan akan keberhasilan karyanya. Masyarakat ingin segera mengetahui apakah pemimpin baru mampu berkarya dengan sukses. Namun apakah semua pemimpin mampu mempersembahkan karya yang sukses? Apakah kunci kesuksesan seorang pemimpin yang dipilih TUHAN? Marilah kita merenungkannya.

Pemahaman

  • Ayat 6-7   :   Apakah tugas pertama yang dilakukan Daud setelah diurapi menjadi raja?
  • Ayat 8-10: Apakah yang membuat Daud berhasil melakukan tugasnya? Apakah kunci kesuksesan karya kepemimpinan Daud?

Tugas pertama yang dikerjakan Daud sebagai raja adalah menaklukkan Yerusalem. Daud diuji kemampuannya untuk merebut kota Yerusalem, yang kelak menjadi ibu kota kerajaan. Pada waktu itu di Yerusalem berdiam orang-orang Yebus. Penduduk Yerusalem ini memiliki kubu pertahanan yang  mengandalkan keuntungan-keuntungan alamiah. Kubu pertahanan mereka terletak di atas bukit Sion, sebuah bukit yang terkurung oleh jurang di tiga sisinya. Dengan rasa percaya pada diri sendiri mereka bermegah dengan mengatakan bahwa mereka tidak memerlukan pasukan yang sehat dan perkasa untuk menahan pasukan Daud, sebab penduduk mereka yang buta dan cacat pun bisa menahan serangan Israel itu dengan berhasil. ( ayat 6)

Namun ternyata Daud dan pasukannya yang telah direndahkan oleh orang-orang Yebus berhasil merebut kubu pertahanan Sion. Penaklukan Yerusalem menandai sebuah titik yang sangat penting di dalam sejarah Israel. Sebelumnya, negeri itu tidak memiliki pusat yang nyata. Tempat tinggal hakim, nabi atau raja menjadi sebuah pusat sementara seperti “pohon tarbantin Debora,” Silo, Mizpa, Gibea (dari Saul), Nob atau Hebron. Sejak Yerusalem berhasil ditaklukkan, pusat ibadah mereka jelas dan setidak-tidaknya bagi kerajaan selatan. Kota-kota lainnya memainkan peranan yang makin kecil dibandingkan dengan ibu kota yang baru.

Daud sukses mengerjakan tugas pertamanya bahkan juga tugas-tugas selanjutnya. Makin lama makin besarlah kuasa Daud. Apakah kunci kesuksesan Daud? Ternyata penyertaan TUHAN-lah yang membuat Daud semakin berkuasa (ayat 10.) Seorang pemimpin yang dipilih dan dipercaya TUHAN akan selalu disertai TUHAN. Bila TUHAN beserta, maka kita bisa menghadapi dan menyelesaikan segala perkara dengan baik. Oleh karena itu tidak seorangpun yang boleh menyombongkan diri atau bermegah akan kekuatan dan kepandaiannya. Sesungguhnya bila tanpa penyertaan TUHAN, kekuatan dan kepandaian manusia tak  ada artinya. Maka marilah kta selalu mengandalkan TUHAN dalam seluruh hidup dan karya setiap hari.

Refleksi

Ambillah secarik kertas dan buatlah grafik perjalanan hidup dan karya Saudara. Gambarlah garis naik saat Saudara berhasil dan garis turun bila Saudara gagal dalam karya. Apakah grafik itu makin memuncak ataukah makin menurun? Apakah Saudara meyakini bahwa penyertaan TUHAN-lah yang membuat hidup dan karya makin memuncak (makin berhasil)?

Tekadku

Ya TUHAN mampukanlah aku untuk selalu mengandalkan Engkau dan merasakan penyertaan-Mu dalam karya setiap hari.

Tindakanku

Aku akan mengatakan pada semua orang agar mereka mengandalkan TUHAN dalam seluruh karya hidup sehingga penyertaan TUHAN dapat terus dirasakan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*