suplemenGKI.com

2 Sam 11: 26 – 12 : 10-15 ; Lukas 7 : 36 – 8 : 3

Walau sudah mengikut Kristus, adakah dari setiap kita yang tidak pernah berbuat dosa ? , bersyukurlah Tuhan tidak memperhitungkan seberapa banyak atau sedikitnya perbuatan dosa seseorang, besar atau kecilnya, seberapa terkenal atau tidaknya dosa seseorang.. Untuk satu kehidupan yang lebih baik, butuh titik balik , mari kita merenungkan-nya. Inilah yang Tuhan lihat dan kehendaki :
1. Adanya pengakuan dengan sungguh-sungguh akan dosa yang telah kita perbuat, penyesalan akan kesalahan-kesalahan, hancurnya perasaan hati ketika menyadari apa yang telah dilakukan.
Lihat 2 Samuel 11 : 13 Lalu berkatalah Daud kepada Natan: “Aku sudah berdosa kepada TUHAN.”, Walau perbuatan daud sangat jahat dimata Tuhan , Tuhan mengampuni dosa Daud karena Daud sadar dan mengakui perbuatan dosanya .
Lihat perempuan yang terkenal berdosa Lukas 7 : 37 – 38, arti terkenal berdosa adalah sudah diketahui orang banyak karena dosa nya yang tak terhitung, sering kelihatan dihadapan umum dan diperbincangkan banyak orang. Namun yang diperhatikan Tuhan bukan hal itu, yang diperhatikan adalah air mata kehancuran pembasuh kaki Tuhan, yang timbul dari rasa penyesalan , pengakuan dan tekad serta pertobatan untuk tidak mengulang lagi dosa-dosa-nya. Kerendahan hati dengan menyeka kaki Tuhan dengan mahkota paling bernilai bagi wanita , rambutnya
2. Adanya pertobatan, tidak mengulangi perbuatan dosa dan berubah arah menjadi perbuatan kasih yang menyenangkan Tuhan. Ikuti sikap perempuan berdosa yang berhenti berbuat dosa, dengan tidak hanya meminyaki kaki Tuhan, tapi terus berlanjut. Dia bersama kedua belas murid mengikut Tuhan Yesus untuk memberitakan Injil dan melayani Tuhan dengan kekayaan mereka. Inilah langkah lanjutan yang menuju kehidupan yang lebih baik. Tanpa dua langkah ini , kita akan terus membenamkan dalam lumpur dosa semakin dalam , dan mensia-siakan karya agung penebusan yang telah dilakukan Kristus
Mari kejar kehidupan yang lebih baik bersama Tuhan dengan mengakui perbuatan dosa kita dan berusaha untuk tidak mengulanginya lagi , IT’s about you . Tuhan menunggu pengakuan dan pertobatan kita.
( DN )

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*