suplemenGKI.com

ONLY WORDS

19/02/2011

Suatu hari, seorang pendeta diminta bantuan oleh seorang wanita malang yang tidak punya tempat berteduh. Karena sangat sibuk dan tidak berdaya untuk membantu, pendeta itu berjanji akan mendoakan wanita tersebut. Beberapa saat kemudian wanita itu menulis puisi seperti ini:
Saya kelaparan…….dan Anda membentuk kelompok diskusi untuk membicarakan kelaparan saya.
Saya terpenjara……..dan Anda menyelinap ke kapel untuk berdoa bagi kebebasan saya.
Saya telanjang………dan Anda mempertanyakan dalam hati kelayakan penampilan saya.
Saya sakit…….dan Anda berlutut menaikkan syukur kepada Allah atas kesehatan Anda.
Saya tidak punya tempat berteduh…….Anda berkhotbah tentang Allah sebagai tempat perteduhan abadi.
Saya kesepian……..dan Anda meninggalkan saya sendirian untuk berdoa.
Anda kelihatan begitu suci, begitu dekat dengan Allah tetapi saya amat lapar, kesepian, kedinginan, dan terlupakan……….
Puisi tersebut di atas membuat wajah kita memerah. Bukan karena marah pada sang pendeta, melainkan karena kita sendiri mungkin tak jauh berbeda dengan sikap pendeta tersebut. Seringkali dalam memberi bantuan, kita kerap lebih banyak menyampaikan teori, nasihat, atau perkataan-perkataan manis. Namun, tidak ada satu pun tindakan nyata yang kita lakukan.
Melalui ke empat bacaan kita pada hari ini, kita dapat menemukan sebuah pesan yang sangat jelas tentang pentingnya kita berbuat. Perbuatan yang berbasis kebenaran dan kasih, itulah tuntutan bagi orang percaya (gereja). Itulah kesalehan hidup yang sebenarnya, yang mendatangkan berkat nyata bagi sesama. Kesalehan dengan melakukan ritual agama beserta peraturan-peraturannya adalah penting, akan tetapi yang dibutuhkan dunia ini adalah pengikut Kristus yang berfungsi sebagai garam dan terang, dan bukan hanya bicara belaka.

PETA

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«