suplemenGKI.com

Rabu, 3 Juni 2009
MULIAKAN TUHAN DENGAN KEKUDUSAN
Mazmur 29

Mazmur 29 merupakan ibadah dan pujian kepada TUHAN yang maha mulia dan perkasa

Ayat 1-2 : Hiasan apakah yang dipakai oleh pemazmur ketika memuliakan
TUHAN dan bersembah sujud di hadapan-Nya?
Ayat 3-10 : Apakah sebenarnya yang hendak dikatakan pemazmur tentang TUHAN
melalui ayat-ayat ini?
Ayat 11 : Apakah hubungan permohonan kekuatan dan berkat dengan gambaran
tentang TUHAN dalam ayat 3-10?

Renungan
Mazmur 29 berisi seruan untuk memuji kemuliaan dan kekuatan TUHAN. Pemazmur pun mengajak para penghuni sorgawi untuk sujud menyembah kepada TUHAN. Dengan seruan dan ajakan ini, pemazmur mengakui bahwa TUHAN maha kudus, maha mulia dan maha kuat.
Kekuatan TUHAN digambarkan dengan kekuatan-kekuatan dahsyat yang ada di bumi ini, yaitu badai, air bah dan nyala api. Bahkan suara TUHAN mampu mengatasi kekuaatan-kekuatan dahsyat yang ada di bumi ini. Pohon aras Libanon, gunung Libanon, gunung Siryon, padang gurun, rusa betina dan hutan adalah contoh simbol kekuatan yang mampu dikalahkan oleh kekuatan TUHAN. Melalui gambaran-gambaran tentang kekuatan TUHAN yang dahsyat itu semakin membuat umat menyadari betapa mulianya TUHAN.
Dengan kesadaran bahwa TUHAN kuat dan mulia maka pemazmur menyerukan agar setiap makhluk yang beribadah kepada TUHAN sungguh-sungguh memberikan penghormatan kepada-Nya dengan mengenakan perhiasan kekudusan. Ini bukan perhiasan lahiriah tapi perhiasan batiniah. TUHAN bukan sembarang raja tapi Raja di atas segala raja yang patut menerima hormat dan kemuliaan.
Pengakuan akan kekuatan dan kemuliaan TUHAN tidak cukup hanya diungkapkan dengan kata-kata tapi juga mesti dibarengi dengan tindakan nyata. Mempersembahkan hidup yang kudus di hadapan TUHAN yang kudus adalah satu bentuk tindakan nyata yang merupakan bukti pengakuan akan kekuatan dan kemuliaan TUHAN.
Kesadaran akan kekuatan dan kemuliaan TUHAN juga mendorong pemazmur untuk memohon kekuatan dan berkat sejahtera untuk umat TUHAN. Dahsyatnya kekuatan TUHAN menjadi dasar untuk berharap.
Silakan memeriksa diri Saudara! Apakah Saudara datang beribadah dengan siap memuliakan nama-Nya dan berhiaskan kekudusan?
Akhiri refleksi Saudara dengan menyanyi KJ 2 bait 2

Suci, suci, suci! Kaum kudus tersungkur
Di depan takhta-Mu membri mahkotanya
Segenap malaikat sujud menyembah-Mu,
TUHAN yang ada slama-lamanya

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*