suplemenGKI.com

Kamis, 19 Mei 2011
I Petrus 2:2-3

Keponakan saya tumbuh sehat. Di usia dua tahun, dia tampak segar dan lincah, lucu dan menyenangkan. Bukan hanya fisiknya yang bertumbuh sehat, tapi juga kemampuan olah pikirnya. Semua orang gemas melihat tingkah dan celotehannya yang lucu. Sejak bayi dia memang terus tumbuh sehat. Apakah makanannya? Dia mendapatkan ASI eksklusif. Ia bertumbuh sehat karena susu yang ia minum adalah susu murni.
Pendalaman Teks Alkitab
Ayat 2: Apakah pengaruh susu murni dalam pertumbuhan bayi? Apa makna kalimat ini dalam pertumbuhan iman kita?

Ayat 3: Apakah Saudara telah mengecap kebaikan TUHAN dalam pertumbuhan iman? Berikanlah contoh kebaikan TUHAN itu!

Renungan
ALLAH menyelamatkan umat-Nya seperti bayi yang baru lahir. Bayi yang baru lahir perlu diberi minum susu agar ia bertumbuh sehat. Dalam perikop ini susu menjadi metafora Firman TUHAN. ALLAH memberi pertumbuhan kepada anak-anak-Nya dengan memberikan Firman TUHAN yang bagaikan susu murni yang disesuaikan dengan kadar pertumbuhan dan kebutuhan bayi. Itulah kebaikan TUHAN yang kita rasakan dalam pertumbuhan iman kita. Bayi murni membutuhkan susu murni yaitu Firman ALLAH sendiri.

Ayat 2 mengatakan “Jadilah sama seperti bayi yang baru lahir, yang selalu ingin akan air susu yang murni dan rohani”. Kata-kata Yunani yang dipakai memberikan gambaran tentang seorang bayi yang tidak sabar dan lahap meminum susu ketika sudah tiba waktunya. Petrus telah berbicara tentang bekerjanya Firman Allah di dalam pembaharuan mereka (1:23-25). Sekarang dia mendorong mereka yang baru dilahirkan kembali itu untuk mengembangkan suatu dahaga yang sehat terhadap Firman tersebut yang sekalipun sangat berkuasa, juga murni seperti halnya susu. Dengan demikian para pembacanya akan bertumbuh hingga “beroleh keselamatan.”

Sebagai anak Allah yang dilahirkan kembali kita seharusnya selalu ingin susu murni Firman Allah. Tanda bahwa rohani kita bertumbuh adalah suatu kerinduan yang mendalam untuk makan dari Firman Allah yang hidup dan kekal. Waspadalah agar kelaparan dan kehausan akan Firman Allah itu tidak lenyap. Kerinduan ini dapat dipadamkan oleh berbagai sikap yang salah (I Pet 2:1) dan melalui “terhimpit oleh kekuatiran dan kekayaan dan kenikmatan hidup” (Luk 8:14)

Seberapa haus Saudara akan susu murni Firman TUHAN? Seberapa lahap Saudara menikmati Firman TUHAN? Terkadang kesibukan membuat kehausan akan susu murni FirmanTUHAN tak dapat dinikmati. Padahal bila kita tidak memiliki waktu untuk menikmati Firman TUHAN, maka pertumbuhan rohani kita akan mengalami terhambat, mengalami gangguan dan tidak sehat. Oleh karena itu sesibuk apa pun atau betapa besar persoalan yang harus dihadapi, tetaplah menyediakan waktu untuk menikmati Firman TUHAN dengan lahap. Terus bertumbuhlah dan nikmatilah susu murni Firman TUHAN.

Ingat dan nyanyikanlah NKB 116
Siapa yang berpegang pada sabda TUHAN dan setia mematuhinya,
hidupnya mulia dalam cahya baka bersekutu dengan TUHAN-nya
Percayalah dan pegang sabda-Nya: hidupmu dalam YESUS sungguh bahagia!

“ Tidak ada seorang pun yang tidak ingin mengalami pertumbuhan,
Karenanya minumlah susu pertumbuhan: Firman TUHAN yang menumbuhkan”

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*