suplemenGKI.com

DIKASIHI DAN DIUTUS

 

Yohanes 10:11-18

 

PENGANTAR
Tuhan Yesus menggambarkan hubungan-Nya dengan murid-murid-Nya seperti hubungan antara seorang gembala dengan domba-dombanya. Bagi para murid dan bagi orang-orang Yahudi pada umumnya, ini adalah gambaran yang sudah sangat mereka kenal. Mazmur yang sangat terkenal, Mazmur 23, juga menggambarkan hubungan Allah dan umat-Nya seperti gembala dan domba-dombanya. Melalui gambaran ini kita dapat melihat apa yang dilakukan oleh Yesus bagi kita dan bagaimana seharusnya kita menanggapinya.

PEMAHAMAN
Ay. 11-13   Bagaimana Yesus menggambarkan hubungan-Nya dengan para murid-Nya? Aspek apakah yang ditegaskan di sini? Apa artinya bagi kehidupan kita di masa kini?

Ay. 14-16   Aspek apakah yang ditekankan di sini? Apa yang dimaksudkan dengan ”domba-domba lain, yang bukan dari kandang ini”? Melalui hal ini, apa yang dapat kita pelajari tentang kasih Allah?

Ay. 17-18   Bagaimana Yesus melihat hubungan-Nya dengan Bapa? Apa hubungannya dengan kita?

Dari keseluruhan gambaran tentang gembala (Yoh. 10:11-18), ini adalah gambaran yang ketiga. (Gambaran yang pertama dan kedua dapat dilihat di ayat 1-10). Aspek yang ditegaskan di sini adalah kesediaan sang gembala mengambil risiko untuk melindungi domba-dombanya yang terancam. Aspek inilah yang membedakan antara gembala yang sekaligus pemilik domba dan gembala-gembala upahan. Gambaran ini menegaskan bahwa sebagai orang-orang beriman kita digembalakan oleh Kristus, sang Gembala sekaligus Pemilik seluruh kehidupan kita. Karena itu, gambaran ini menegaskan agar kita tidak pernah ragu akan perlindungan-Nya. Dalam keadaan apa pun, Kristus akan tetap menjaga dan melindungi kita. Di sisi lain, gambaran ini juga mengingatkan kita agar selalu menempatkan Kristus sebagai Tuhan yang berdaulat atas kehidupan kita.

Gambaran berikutnya menegaskan keagungan kasih Kristus yang rela menjalin hubungan yang akrab dengan kita (kata “mengenal” menunjukkan hubungan yang sangat dekat). Bahkan, kasih yang agung itu juga sanggup menjangkau “domba-domba dari kandang lain”, yaitu mereka yang bukan orang Yahudi. Keagungan kasih Kristus juga sanggup mempersatukan domba-domba yang berasal dari kandang yang berbeda.

Rahasia keagungan kasih Kristus ini terletak pada hubungan-Nya dengan Bapa. Seperti yang diungkapkan-Nya, hubungan itu berlandaskan dua hal: kasih Bapa dan pengutusan Bapa. Dua aspek inilah yang juga harus ada dalam hubungan kita dengan Kristus. Kristus menegaskan kasih-Nya kepada kita agar kita sanggup melaksanakan pengutusan-Nya.

REFLEKSI
Dalam hal apakah Anda mengalami kehadiran dan peran Kristus sebagai Gembala bagi Anda?

TEKADKU
Tuhan, tolonglah agar aku mampu menempatkan diriku sebagai domba gembalaan-Mu. Biarlah di dalam ketaatanku, aku juga merasakan keagungan kasih-Mu.

TINDAKANKU
Aku akan membuat daftar berbagai hal yang masih membuat aku kuatir, terutama di dalam pelayananku. Aku akan mendoakan hal ini selama seminggu ke depan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*