suplemenGKI.com

Minggu, 9 Juli 2017

08/07/2017

Datanglah Kepada Yesus

Matius 11:25-30

 

Pengantar
                Setiap orang pasti menghadapi pergumulannya masing-masing. Pergumulan satu dengan yang lain berbeda-beda. Setiap orang juga punya cara yang berbeda-beda untuk mengatasi beban-beban yang ada di dalam hidupnya. Selagi kita masih hidup di dalam dunia ini pasti ada persoalan-persoalan yang akan terus menerus ada di depan kita. Namun bagaimana kita mengatasi hal tersebut itu yang akan menentukan langkah hidup kita. Apa yang Tuhan Yesus tawarkan kepada orang banyak? 

Pemahaman

Ay 25-26, Apa yang disyukuri oleh Tuhan Yesus?

Ay 27, Bagaimanakah hubungan antara Bapa dan Anak?

Ay 28-30, Apa yang Tuhan Yesus tawarkan kepada orang banyak?

Tuhan Yesus ketika menjalani hidup di dunia ini banyak tantangan yang dihadapi-Nya, banyak orang yang sudah mendengarkan pengajaran-Nya namun mereka tidak mudah untuk percaya, banyak mereka yang sudah melihat mujizat-mujizat namun mereka juga belum mau percaya.Bukan saja mereka tidak mau percaya namun mereka juga mencela apa yang dilakukan oleh Yesus. Dalam menghadapi kepenatan hidup ini Tuhan Yesus malah bersyukur kepada Bapa-Nya. Yang mencipta alam semesta ini. Tuhan Yesus mengucap syukur kalau rahasia Allah boleh dipahami oleh orang kecil atau sederhana. Tuhan Yesus juga mengucap syukur untuk kuasa yang diberikan Bapa, untuk memilih orang-orang yang berkenan kepadaNya.

Kesatuan antara Bapa dan Anak sangat erat, tidak ada seorangpun yang mengenal Anak dengan baik selain Bapa, dan tidak ada seorangpun mengenal Bapa dengan baik selain Anak. Bapa telah mempercayakan orang-orang yang percaya dan akan percaya kepada Anak.

Maka sesungguhnya tidak berkelebihan kalau Yesus mengatakan:”Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberikan kelegaan kepadamu” Yesus menawarkan kepada semua orang yang berbeban berat untuk datang kepada-Nya. Yesus mau mengajarkan kepada mereka untuk hidup berserah kepada Tuhan dan mempercayakan Tuhan yang akan bekerja di dalam persoalan mereka. Dengan orang dapat berserah kepada Tuhan maka mereka akan mendapatkan kelegaan.

Refleksi
Renungkanlah: Bagaimana cara kita menghadapi persoalan? Langsung datang kepada Tuhan atau justru kita mengandalkan akal pikiran kita?

Tekadku
Ya Tuhan ampunilah kami yang sering kali mengandalkan kekuatan kami sendiri dan mengabaikan Engkau. Ampunilah kami ya Tuhan.

Tindakanku
Hari ini saya mau menyerahkan beban saya kepada Tuhan dan mempercayai Tuhan yang mampu bekerja dengan luar biasa.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«