suplemenGKI.com

MATIUS 21:33-46

MENJADI SAKSI KRISTUS

 

Pengantar
Dalam menyampaikan pengajarannya Yesus selalu menggunakan perumpamaan. Hal ini dilakukan-Nya untuk mempermudah para pengikut-Nya untuk memahami apa yang Yesus hendak sampaikan. Dalam teks bacaan Yesus menyampaikan perumpamaan tentang penggarap-penggarap kebun anggur. Apa maksud Yesus dalam perumpamaan ini? Bacaan hari ini akan mengulas maksud pengajaran Yesus tersebut.

Pemahaman

Ayat 33-41   Perumpamaan yang disampaikan Yesus?

Ayat 42-43   Apa maksud dari perumpamaan itu?

Ayat 44-46  Kepada siapa perumpamaan itu ditujukan? Bagaimana reaksi mereka?

Yesus menyampaikan sebuah perumpamaan tentang penggarap kebun anggur (33-41). Perumpamaan ini menggambarkan seorang tuan tanah yang memiliki kebun anggur. Dia telah menetapkan para pekerja untuk menggarap kebun anggur itu. Namun saat waktunya tiba, pemilik kebun mengirim utusan untuk mengambil hasil dari kebun miliknya. Namun yang terjadi adalah penggarap kebun anggur menganiaya dan membunuh utusan pemilik kebun anggur itu. Meski berungkali utusannya dikirim menemui para penggarap kebun anggur, namun mereka juga dianiaya dan dibunuh. Bahkan anak dari pemilik kebun anggur yang diutus juga dianiaya dan dibunuh. Perumpamaan ini diakhiri dengan sebuah pertanyaan, apakah yang akan dilakukan oleh pemilik kebun anggur itu? Pertanyaan ini dijawab oleh para pendengarnya bahwa si pemilik kebun anggur akan membinasakan seluruh penggarap kebun anggur yang jahat.

Perumpamaan ini sebenarnya ditujukan kepada para imam yang seringkali tidak menempatkan diri seturut kehendak Allah. Berbagai teguran sudah disampaikan Allah sebagai pemilik kebun anggur kepada para nabi sebagai utusan, namun mereka dianiaya dan dibunuh. Allah bahkan mengirim Anak-Nya Yesus Kristus, namun para imam yang sesat juga akan melakukan hal yang sama. Tidak mengindahkan teguran dari Allah menjadi persoalan terbesar bagi para imam yang dipercayakan untuk memelihara iman umatNya (ay.42-43). Perumpamaan ini ditujukan Yesus kepada para imam Farisi dan ahli Taurat. Itulah sebabnya mereka merencanakan menangkap Yesus (ay.44-45)

Bagi umat dimasa kini tugas untuk menjadi saksi Kristus bukan hanya menjadi tanggungjawab para imam tetapi juga umat Allah. Kebun Anggur adalah dunia dimana kita ditempatkan. Kitalah para penggarap kebun anggur. Kita diingatkan untuk menggarap kebun anggur dengan penuh tanggungjawab. Allah ingin semua orang diselamatkan. Jangan lalai dan membiarkan diri kita terlena. Jangan sampai kita dijumpai bermalas-malasan oleh si pemilik kebun anggur.

Refleksi
Sudahkah kita mengerjakan tugas dan tanggungjawab memberitakan kabar baik bagi semua orang? Atau kita masih belum melakukan apapun?

Tekadku
Ya Allah, tolong kami mengerjakan tugas yang Engkau percayakan. Jangan biarkan kami terlena. Mampukan dan perlengkapi kami untuk menjadi saksi-Mu di tengah-tengah dunia

Tindakanku
Berdoa memohon penguatan agar dimampukan menjadi saksi-Nya yang bertanggungjawab. Belajar tehnik penginjilan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«