suplemenGKI.com

Minggu, 8 Maret 2020

07/03/2020

Bacaan : Mazmur 121

Tema :  Tuhan penolong yang setia

PENGANTAR
Mazmur 121 ini merupakan, “nyanyian ziarah”. Salah satu mazmur yang dipakai oleh para peziarah dalam perjalanan mendaki gunung Zion selama pesta-pesta besar di Bait Suci. Tentunya perjalanan ke Bait Suci tidaklah mudah.Yerusalem berada di perbukitan. Di atas perbukitan itu masih ada bukit lagi yang bernama bukit Sion, disanalah di bangun Bait Suci. Dengan demikian perjalanan ke bait  suci merupakan perjalanan yang melelahkan, bahkan membahayakan.

Namun ketika pemazmur melayangkan pandang ke arah bukit Sion, tempat yang dianggap kudus, pemazmur percaya bahwa disanalah bersemayam Tuhan, sang pencipta.

PEMAHAMAN

  1. Mengapa pemazmur bertanya, dari manakah akan datang pertolonganku ? ( ayat 1-4)
  2. Bagaimana penggambaran pemazmur terhadap Tuhan ? ( ayat 5-8 )

Di tengah-pengah tantangan dan pergulatan hidup, pemazmur bertanya, “dari manakah akan datang pertolonganku ?”. di ayat 2 pemazmur menjawab pertanyaannya dengan pasti tentang Tuhannya. Yakni pertolonganku ialah dari Tuhan yang menjadikan langit dan bumi. Disini pemazmur menyaksikan bahwa Tuhannya berbeda dengan tuhan yang disembah oleh para nabi baal. Tuhan yang disembah oleh pemazmur adalah Tuhan semesta alam. Yang konsisten menjaga umat-Nya, Ia tidak akan pernah tertidur. ( 3-4)..

Selain sebagai penjaga, Tuhan juga sebagai penaung kita. Tempat kita berteduh, sama seperti tatkala panas terik matahari atau hujan deras terjadi, lalu kita berteduh ditempat yang rindang dan nyaman. Tuhan sebagai naungan kita, ibarat kita ini punya backing yang senantiasa menjaga kita. Kalau Tuhan sebagai penjaga dan penaung kita berarti Tuhan bukan hanya menjaga kita dari musuh yang hendak mencelakakan kita tetapi Tuhan juga menjaga kita dari segala macam kesukaran dan problema hidup kita. Dengan yakin pemazmur  meyakinkan kita bahwa, Allah tidak akan meninggalkan umat-Nya. Allah adalah pembela dan penyelamat kita. Dengan yakin kita juga dapat mengatakan bahwa, “Pertolonganku ialah dari Tuhan yang menjadikan langit dan bumi”.( Maz 121 : 2 ). Semuanya ini, baik penjagaan-Nya maupun naungan-Nya akan dapat kita rasakan secara nyata apabila kita berserah dan percaya kepada Tuhan Khalik semesta. Amin.

REFLEKSI
Marilah kita merenungkan : Seperti pemazmur percaya bahwa Tuhan adalah penjaga dan naungannya. Sejauh mana anda percaya dan menyerahkan diri kepada penjagaan Tuhan ?

TEKADKU
Ya Tuhan, saya bersyukur kepada-Mu atas penjagaan-Mu dalam hidupku.

TINDAKANKU
Jika ada kesempatan, saya akan bersaksi tentang penjagaan Tuhan kepada sesama.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«