suplemenGKI.com

Minggu, 8 April 2018

07/04/2018

Tulisan Yang Menumbuhkan Iman

Yohanes 20:30-31

 

Pengantar
Apakah Anda  suka membaca? Apakah Alkitab menjadi bacaan favorit Anda? Semua orang Kristen punya Alkitab tapi apakah Alkitab telah difungsikan sebagai penuntun hidup yang menumbuhkembangkan iman? Keberadaan Alkitab seringkali  tergeser oleh bacaan yang lain. Tak jarang orang Kristen lebih suka menghabiskan waktunya untuk hal-hal lain dibandingkan membaca dan merenungkan Kitab Suci. Seringkali ajakan membaca Alkitab menjadi beban bukan kerinduan. Apakah itu terjadi dalam hidup Anda? Marilah kita merenungkannya!

Pemahaman 

  • Ayat 30: Mengapa tidak semua tanda yang diperbuat Yesus dicatat dalam Injil?
  • Ayat 31: Apakah tujuan penulisan Injil?

Yohanes menyatakan bahwa Injil bukanlah laporan lengkap tentang hidup dan karya Yesus. Masih ada tanda-tanda lain yang tidak dicatat dalam Injil tetapi semua yang telah ditulis dalam Injil menjadi kesaksian yang bertujuan mengajak orang untuk mempercayai Yesus sebagai Juruselamat. Injil seperti lukisan dan bukan seperti potret yang merekam suatu pemandangan secara rinci dan lengkap, Maksud lukisan Injil menurut Yohanes adalah “supaya kamu percaya bahwa Yesuslah Mesias, Anak Allah dan supaya kamu oleh imanmu memperoleh hidup yang sejati” (ayat 31)

Ada dua hal penting tersirat dalam pernyataan penting ini, pertama tentang isi dan arah iman, kedua tentang hasil iman. Isi iman menurut Yohanes adalah mempercayai Yesus sebagai Mesias dan Anak Allah. Yesus adalah Mesias yang dijanjikan Allah untuk menggenapi janji-janji-Nya. Yesus adalah penggenapan sempurna dan lengkap dari janji mesianis sebab Dia sendiri adalah Anak Allah; di dalam-Nya Allah hadir dan bekerja secara sempurna. Iman yang benar adalah iman yang hidup, yaitu yang tidak hanya berisi kepercayaan pada konsep kebenaran, tetapi yang mempercayai Yesus dalam arti mengikuti Dia, menaati kehendak-Nya, merajakan Dia di dalam arah hati dan seluruh gerak hidup. Sebagai hasil dari iman yang sedemikian, orang beroleh hidup. Hidup yang dimaksud adalah kehidupan sebagai hasil dari memiliki hubungan yang benar dengan Allah di dalam Yesus. Itulah kehidupan baru dalam Kristus yang membuat kita mampu  memancarkan ciri-ciri hidup seperti Kristus. 

Refleksi
Dalam keheningan, pandanglah Alkitab. Renungkanlah, apakah Anda telah mengenal seluruh isi Alkitab? Apakah Anda merasakan kehadiran Kristus yang bangkit dan hidup, saat membaca Alkitab? Seberapa dalam kehidupan Anda telah diubahkan oleh inspirasi dari Kitab Suci? 

Tekadku

Ya Tuhan, mampukanlah aku untuk bergaul akrab dengan kesaksian Firman-Mu yang tertulis dalam Alkitab. Mampukanlah aku membuka diri untuk disapa dan diubahkan oleh kesaksian Firman-Mu.

Tindakanku

  • Aku akan membaca Alkitab ……pasal sehari.
  • Aku akan mengajak orang lain untuk bersamaku membaca Alkitab setiap hari.

Aku akan mencatat dan mengingat pesan Firman Tuhan dari Kitab Suci yang perlu kurenungkan di sepanjang hari ini agar memberi inspirasi dalam seluruh gerak kehidupanku.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«