suplemenGKI.com

TUHAN ROTI KEHIDUPAN

YOHANES 6:35, 41-51

Pengatar
Belum usai kondisi dan situasi pandemi covid-19 yang sedang melanda dunia. Kita semua dikejutkan dengan persoalan krisis ekologi yang berdampak pada munculnya bencana kelaparan. Di bagian utara Ethiopia, ada banyak orang menghadapai ancaman kelaparan. Kemudian Yaman, Republik Demokratik Kongo, Afghanistan, Venezuela, Ethiopia, Sudan Selatan, Sudan, Suriah, Nigeria, dan Haiti. Negara-negara tersebut juga mengalami hal yang sama. Akibat bencana kelaparan tersebut, ada banyak orang mengalami kematian. Makanan merupakan salah satu komponen penting bagi manusia untuk dapat menjaga kelangsungan hidupnya. Itu berarti tanpa makanan manusia dapat mati. Dihadapan banyak orang Yesus mengumpamakan diri-NYA sebagai Roti Hidup. Roti Hidup yang menghadirkan kehidupan.

Pemahaman
Ayat 35            Pernyataan apa yang Yesus sampaikan dihadapan banyak orang ?
Ayat 41-51       Bagaimanakah respon orang Yahudi yang mendengar hal itu ? Lalu bagaimanakah tanggapan Yesus ?

Ada banyak orang yang sangat tertarik untuk datang kepada Yesus dan mendengar ajaran-ajaran-Nya. Namun seringkali segala sesuatu yang diajarkan oleh Yesus dan yang dikerjakan oleh Yesus menuai kontroversi. Hal itu dikarenakan ada banyak orang tidak dapat memahami ucapan Yesus dan apa yang dikerjakan-Nya. Yesus menyatakan diri-Nya sebagai Roti Hidup dihadapan banyak orang. Namun hal ini dibantah karena mereka mengetahui Yesus dan keluarga-Nya. Meski Yesus berusaha menjelaskan maksud dan ajaran-Nya namun orang-orang Yahudi justru tetap tidak dapat menerima dan mereka bertengkar.

Yesus seringkali disalahpahami oleh orang-orang Yahudi pada zaman-Nya. Roti Hidup yang dimaksudkan Yesus tentu tidaklah bersifat harafiah. Roti Hidup itu bukanlah makanan jasmani seperti yang dipahami oleh orang-orang Yahudi. Roti Hidup yang dimaksudkan adalah diri-Nya. Bahwa berbagai perbuatan mujizat yang dilakukan-Nya adalah untuk menegaskan darimanakah Dia berasal. Yesus secara terbuka hendak mengajak setiap orang Yahudi untuk percaya dan menerima Kristus sebagai juru selamat lewat perumpamaan Roti Hidup. Namun yang terjadi adalah mereka menolak Yesus.

Menjadikan Yesus sebagai Roti Hidup berarti percaya dan menerima Yesus sebagai juru selamat. Menjadikan Yesus sebagai Roti Hidup berarti menempatkan Yesus menjadi orientasi hidup dan menempatkan-Nya pada tempat yang utama dalam hidup umat. Di masa pandemi saat ini, umat diajak untuk dengan sungguh-sungguh menjadikan Yesus sebagai Roti Hidup supaya umat tidak jatuh dalam pencobaan dan semakin terpuruk hidupnya.

Refleksi
Sama halnya dengan makanan dibutuhkan oleh jasmani, maka keberadaan Kristus sebagai Tuhan dan Juru selamat juga dibutuhkan oleh rohani. Sama halnya tanpa makanan manusia bisa sakit dan mati, maka rohani tanpa Roti Hidup akan sakit dan mati pula.

Tekadku
Ya Allah, mampukan kami untuk sungguh-sungguh menjadikan-Mu sebagai Roti Hidup yang menguatkan kami melewati kehidupan dan tantangan yang berat di masa pandemi ini.

Tindakanku
Tekun dalam doa dan terus menerus mempelajari dan mendiskusikan Alkitab bersama keluarga.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«