suplemenGKI.com

HAMBA YANG SETIA

Bacaan : Lukas 12 : 35 – 40

 

PENGANTAR
Kedatangan Tuhan Yesus kembali merupakan salah satu pokok iman Kristen yang penting. Namun tidak seorangpun yang tahu pasti kapan IA datang kembali. Oleh sebab itu pokok iman ini sangat rawan dan menjadi perdebatan yang serius. Namun kita harus menyimak apa yang diajarkan Alkitab sehingga kita dapat bertindak dengan bijaksana dalam menantikan kedatangan Tuhan Yesus kembali. Hendaknya setiap orang percaya harus menantikan kedatangan Kristus dengan kesabaran seperti seorang hamba yang menantikan tuannya pulang. Tidak diketahui kapan waktunya, tetapi Ia pasti datang.

PEMAHAMAN

  1. Pesan apa yang terdapat dalam kalimat, “Hendaklah pinggangmu tetap berikat dan pelitamu tetap menyala” ? ( ayat 35 )
  2. Siapa yang dimaksud hamba-bamba dan siapa yang dimaksud dengan Tuan ? ( ayat 36-40 )
  3. Tindakan apakah yang harus dilakukan oleh hamba-hamba ketika sang Tuan pergi ?
  4. Pelajaran apakah yang dapat kita tarik melalui perumpamaan ini ?

Penulis injil Lukas hendak menekankan kepada para murid dan orang percaya agar mereka selalu siap sedia bekerja bagi Tuhan. Kesiap-sediaan untuk bekerja bagi Tuhan digambarkan melalui perumpamaan orang-orang ( hamba-hamba ) yang menanti-nantikan tuannya yang pulang dari pesta perkawinan, supaya jika ia datang dan mengetuk pintu, segera dibuka pintu baginya. Yang harus dilakukan oleh hamba-hamba tersebut adalah harus tetap terjaga dan menjawab ketukan pintu ketika sang tuan datang pada waktu malam.

Para hamba yang dimaksud adalah para murid, pendengar ajaran Tuhan Yesus dan para pembaca Injil Lukas ( umat percaya ). Jika para hamba itu adalah umat percaya pada masa kini, maka yang harus kita kerjakan dalam menunggu kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali adalah berjaga dan waspada. Isilah hidup ini dengan kasih. Jalanilah hidup ini dengan hal yang bermakna yaitu bekerja bagi hormat dan kemuliaan Tuhan. Tetaplah yakin bahwa Tuhan Yesus selalu menyertai kita dan akan menepati janji-Nya sehingga kita akan menjadi hamba yang selalu bersembah sujud kepada sang Tuankita. Sehingga ketika sang Tuan itu datang akan memuji kita, “Berbahagialah hamba-hamba yang didapati tuannya berjaga-jaga ketika ia datang”. Hamba-hamba tersebut telah memenuhi apa yang diharapkan dari mereka, yaitu menunggu tuannya kembali dengan setia. Demikian juga semua orang percaya, termasuk kita diminta untuk siap-sedia, berjaga-jaga dan waspada dalam menanti kedatangan Tuhan. Amin.

REFLEKSI
Renungkanlah sejenak : Sekarang kita sedang menanti kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali. Apakah yang sudah saudara lakukan untuk Tuhan dan sesama ? sudahkah saudara berjaga-jaga dan waspada ? apakah saudara telah memelihara iman ?

TEKADKU
Ya Tuhan, ampunilah saya karena saya menjadi hamba yang kurang setia, kurang berjaga-jaga dan kurang waspada.

TINDAKANKU
Mulai hari ini saya harus melakukan tindakan yang bermakna, melayani Tuhan dan sesama.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«