suplemenGKI.com

Minggu, 6 Juni 2021

05/06/2021

Markus 3:20-21, 31-35

KELUARGA YESUS YANG SEJATI

PENGANTAR
Bukan hanya para ahli Taurat, keluarga dekat Yesus pun salah paham mengenai diri-Nya dan apa yang dilakukan-Nya. Kenyataan ini memberi kesempatan kepada Yesus untuk mengajarkan konsep yang baru mengenai keluarga-Nya yang sejati. Keluarga sejati Yesus bukanlah orang-orang yang secara jasmani mempunyai hubungan dengan-Nya, melainkan mereka yang melakukan kehendak Allah, seperti Yesus juga melakukan kehendak-Nya.

PEMAHAMAN

  • Ay. 20-21.      Apa yang sedang dilakukan Yesus ketika kaum keluarga-Nya datang hendak mengambil Dia? Mengapa mereka hendak mengambil Dia?
  • Ay. 31-32       Siapakah orang-orang yang hendak menjemput Yesus? Mengapa mereka berdiri di luar? Siapakah orang-orang yang berada di dalam                                   rumah bersama Yesus?
  • Ay. 33-35.      Siapakah orang-orang yang duduk di sekeliling Yesus? Mengapa Yesus menyebut mereka sebagai ibu-Nya dan saudara-saudara-Nya?                                 Apa yang Yesus sedang ajarkan di sini?

Keluarga Yesus datang ketika Yesus sedang berada di sebuah rumah dan dikerumuni oleh banyak orang. Kemungkinan Yesus sedang melayani seseorang yang kerasukan setan. Perhatian keluarga Yesus kemungkinan besar bukanlah pada kondisi fisik-Nya. Mereka mungkin lebih mengkhawatirkan reputasi keluarga yang bisa tercemar oleh perkataan dan tindakan Yesus yang mereka anggap sudah tidak waras lagi. Karena itulah mereka berusaha untuk mengambil Yesus dan membawa-Nya kembali ke Nazaret bersama mereka.

Orang-orang yang datang menjemput Yesus adalah orang-orang yang secara jasmani memiliki hubungan paling dekat dengan-Nya, yaitu ibu dan saudara-saudara-Nya. Agaknya Markus sengaja mengajak kita membandingkan antara keluarga-Nya yang berdiri di luar dan mereka yang ada di dalam rumah, yaitu khususnya murid yang duduk mengelilingi Yesus. Mereka yang di luar rumah memang tidak ingin masuk, bukan tidak bisa masuk. Mereka yang di luar rumah ingin menghentikan apa yang sedang Yesus lakukan. Sedangkan mereka yang di dalam rumah mengambil bagian dalam apa yang Yesus lakukan.

“Mereka yang duduk di sekeliling-Nya” adalah murid-murid Yesus, yang selama ini menyertai Yesus ketika Ia mengajar dan melayani orang banyak. Terlepas dari semua kegagalan mereka, Yesus menyebut mereka sebagai orang-orang yang melakukan kehendak Tuhan dan karena itu mengakui mereka sebagai keluarga-Nya yang sejati. Tentu saja, ini tidak berarti bahwa hubungan kekeluargaan secara jasmani tidak memiliki arti sama sekali. Di sini Yesus memperkenalkan sebuah konsep baru, yaitu bahwa murid-murid Yesus adalah sebuah keluarga, di mana ketaatan melakukan kehendak Allah merupakan nilai terpenting yang mempersatukan mereka.

REFLEKSI
Anda adalah bagian dari keluarga Yesus yang sejati. Apakah status tersebut nampak nyata dalam kehidupan Anda sehari-hari?

TEKADKU
Tuhan, mampukanlah aku untuk hidup dalam ketaatan pada kehendak-Mu, khususnya pada waktu aku terlibat dalam pelayanan di gereja-Mu.

TINDAKANKU
Hari ini aku akan berdoa bagi salah seorang aktivis di gereja, yang selama ini telah melayani dengan penuh komitmen dan menjadi teladan dalam ketaatan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«
Next Post
»