suplemenGKI.com

Bacaan : Yohanes 20 : 1-18. ( Paskah pagi ).

“Hidup  Bersukacita”

 PENGANTAR.
Pagi-pagi benar, pada hari yang pertama Maria Magdalena  mengunjungi kubur Yesus, namun ia sangat kaget karena melihat batu penutup kubur telah tergeser dari tempat semula. Tanpa pikir panjang, maka Maria Magdalena segera berlari menjumpai Petrus dan murid yang dikasihi Yesus (Yohanes) kemudian memberitahukan bahwa jenazah Yesus telah dicuri orang. Benarkah jenazah Yesus dicuri orang atau bangkit dari kematian ?

PEMAHAMAN.

  1. Bagaimana respon Petrus dan Yohanes mendengar kabar bahwa jenazah Yesus dicuri orang ? apa yang dilakukan oleh mereka ? apa yang ditemukan mereka ? bagaimana sikap mereka  terhadap penemuan tersebut ? ( ayat 1-10 ).
  2. Apa yang terjadi dengan Maria Magdalena ? siapa yang menjumpai Maria Magdalena ? apa yang dikatakan ? apa yang dikatakan Yesus yang bangkit kepada Maria ? mengapa Maria tidak mengenali Yesus ? apa yang dilakukan Yesus untuk menyatakan DiriNya bahwa DiriNya adalah Yesus yang bangkit ? ( ayat 11-18 ).

Mendengar bahwa jenazah Yesus dicuri orang maka Petrus dan Yohanes segera berlari ke kubur dimana Yesus dimakamkan dalam keadaan galau dan panik. Bagaimana mungkin jenazah guru mereka bisa raib ? seribu tanya ada dalam benak mereka. Dan ketika sampai di kuburan Yohanes tidak masuk ke dalam goa kubur. Namun ia melihat kain kafan tergeletak di tanah. Sedangkan Petrus masuk ke dalam kubur dan melihat kain peluh sudah tergulung. Yohanespun masuk kedalam kubur dan melihat kubur kosong. Kedua murid terdiam dalam kebisuan menyaksikan tempat jenazah Yesus dibaringkan, melihat kain kafan dan kain peluh. Mereka tidak mengerti apa yang telah terjadi. Namun satu hal yang dikatakan oleh penulis injil bahwa murid yang dikasihi Yesus, “ melihatnya dan percaya”, bahwa Yesus bangkit, lalu mereka meninggalkan tempat itu.

Berbeda dengan Maria Magdalena, ia tetap berdiri didekat goa kubur itu, ia sangat sedih dan menangis karena jenazah Yesus telah dicuri orang, demikian pikirnya. Ketika Malaikat bertanya kepada Maria, “ibu, mengapa engkau menangis” ? dengan singkat Maria menjawab : “Tuhanku telah di curi orang”. Bahkan ketika Yesus yang bangkit bertanya kepada Maria dengan pertanyaan yang sama, Mariapun menyangka Yesus sebagai tukang taman. Sampai sedemikian hebat kesedihan Maria sehingga ia tidak bisa lagi mengenali  Yesus yang bangkit. Mengetahui bahwa Maria sudah tidak dapat mengenaliNya, maka Yesus yang bangkit memanggil namanya, “Maria, Maria”. Panggilan itu menyentak Maria dari kesedihannya, dan langsung Maria mengenali suara itu. Dialah Yesus yang bangkit. Dengan segera Maria merespon panggilan itu dengan seruan, “Rabuni”. Kini kesedihan Maria berubah menjadi SUKACITA. Perjumpaannya dengan Yesus membuat Maria bersukacita dan bersaksi kepada murid-murid Yesus, “aku telah melihat Tuhan”. Kesaksian yang luar biasa !. Kita mengucap syukur kepada Tuhan Yesus yang bangkit dari kematian, kebangkitanNya memberi pengharapan dan sukacita kepada kita.

REFLEKSI.
Renungkanlah ! apakah makna kebangkitan Kristus bagi anda ? apakah kebangkitan Yesus memberi pengharapan dan sukacita dalam hidup anda ?

TEKADKU.
Tuhan Yesus terimakasih, karena kebangkitanMu memberi pengharapan dan sukacita dalam kehidupan saya.

TINDAKANKU.
Kebangkitan Yesus memberi pengharapan dan sukacita maka saya akan menjalani  hidup dengan penuh sukacita dan menyaksikan kasih Tuhan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«