suplemenGKI.com

MAU MENERIMA KEBENARAN

Markus 12:32-34

 

Pengantar
Para ahli Taurat yang membenci Yesus berusaha mencari cara untuk menjatuhkan Yesus dengan berbagai macam cara, salah satunya adalah dengan memberikan pertanyaan yang menjebak. Dengan alasan beberapa dari para ahli Taurat tidak setuju dengan pengajaran yang disampaikan oleh Tuhan Yesus. Menurut sebagian dari mereka, apa yang diajarkan oleh Tuhan Yesus bertentangan dengan hukum Taurat. Hati mereka sudah dipenuhi dengan rasa tidak suka, sehingga apapun perkataan Yesus bagi mereka itu bertentangan dengan pengajaran mereka. Mereka tidak mau menerima kebenaran yang disampaikan oleh Yesus. Apakah semua ahli Taurat seperti itu?

Pemahaman

  • Ayat 32-33            : Bagaimana respon ahli Taurat yang bertanya kepada Yesus tentang hukum yang terutama?
  • Ayat 34                  : Bagaimana Respon Tuhan Yesus setelah melihat jawaban dari ahli Taurat? Apakah yang Yesus Lakukan? Apakah yang terjadi setelah Yesus menjawab semua pertanyaan yang diajukan oleh kaum agamawan Yahudi?
  • Pernahkah kita mengeraskan hati kita dan tidak terbuka dengan kebenaran firman Tuhan yang berhubungan dengan hidup kita?

Seorang ahli Taurat itu yang bertanya kepada Yesus itu setuju dengan jawaban Yesus dengan berkata: “Tepat sekali, Guru, benar kata-Mu itu.” Hikmat yang keluar dari Tuhan Yesus tanpa disadari memberikan pencerahan rohani kepada banyak orang. Salah satunya adalah bagi ahli Taurat itu. Jawaban dari Tuhan Yesus tentang hukum yang terutama yaitu mengasihi Allah dan sesama ini membuka mata rohaninya sehingga ia menyadari bahwa semua aturan dan ritual agama berpusat pada hukum tersebut. Dengan kata lain, jika seseorang hanya menjalani aturan yang berlaku tanpa ada kasih terhadap sesama, maka apa yang dilakukannya hanyalah kesia-siaan dan persembahannya tidak akan berkenan di hadapan Allah.

Tidak seperti tokoh-tokoh lain yang merespon Yesus secara negatif, seorang ahli Taurat yang bertanya kepada Tuhan Yesus ini, disebut sebagai “tidak jauh dari Kerajaan Allah” Karena ia mau menerima kebenaran yang disampaikan oleh Yesus. Yesus juga melihat bagaimana “bijaksananya jawab orang itu” artinya Yesus memuji ahli Taurat itu karena pemahamannya itu membawa dirinya untuk semakin dekat dengan karya keselamatan Allah di dalam Kristus. Ahli Taurat ini tidak mengeraskan hatinya seperti ahli Taurat lain yang tidak suka dengan Yesus, tetapi ia menerima apa yang Yesus sampaikan. Karya keselamatan dapat diperoleh dengan percaya kepada Yesus dengan iman dan kelahiran baru. Markus menutup kisah yang ia ceritakan ini dengan pernyataan yang kuat bahwa seorangpun tidak berani lagi menanyakan sesuatu kepada Yesus. Orang-orang yang mencoba menjatuhkan dan menjerat Yesus dengan pertanyaan tidak pernah lagi berusaha untuk menjebak Yesus.

Refleksi
Pengalaman atau Pencerahan rohani dapat terjadi atau dapat kita alami jika kira mau rela tunduk pada kebenaran Allah.

Tekadku
Tuhan, tolong saya untuk bisa menerima semua Firman yang Engkau sampaikan, supaya saya bisa mengalami perubahan hidup sesuai dengan kehendak-Mu.

Tindakanku
Mulai hari ini, setiap kali saya membaca Alkitab dan mendengarkan firman Tuhan, saya akan berdoa agar saya tidak mengeraskan hati, tetapi bersedia diubahkan sesuai kehendak-Nya melalui firman-Nya.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«