suplemenGKI.com

Bacaan :  Markus 12 : 28 – 34.

 

Kasih kepada sesama sebagai bukti Kasih kepada Tuhan.

 Ahli Taurat yang mengemukakan pertanyaan kepada Tuhan Yesus tersebut sebenarnya sedang menanyakan sesuatu yang menjadi isu hangat dalam pemikiran dan pembicaraan orang-orang Yahudi pada waktu itu, bahkan hal tersebut sering menjadi pokok/bahan debat di kalangan para guru Yahudi. Pokok tersebut adalah mengenai ana yang paling utama”.nanyakan sesuatu yang men “Hukum  yang paling utama” ?

 

Pertanyaan penuntun.

  1. Apakah yang menjadi pertanyaan ahli Taurat kepada Tuhan  Yesus ?
  2. Bagaimana jawaban Tuhan Yesus ?
  3. Bagaimana sikap kita terhadap hukum yang paling utama tersebut ?

RENUNGAN. 

Tuhan Yesus memberi jawaban terhadap pertanyaan ahli Taurat tersebut dengan tepat. Tuhan Yesus mengambil dua perintah utama dan kemudian menyatukannya. Inti dari jawaban Than Yesus adalah sebagai berikut.

1. Kasihilah Tuhan Allahmu.
Yang diminta oleh Allah dari semua orang percaya kepada Kristus adalah kasih yang setia. Kasih ini menuntut sikap hati yang sangat menghormati dan menghargai Allah sehingga kita sungguh-sungguh merindukan persekutuan denganNya, berusaha mantaati Dia dengan memperdulikan kehormatan dan kehendakNya. Orang percaya yang sungguh-sungguh mengasihi Allah akan mengambil bagian dalam penderitaanNya, memperluas kerajaanNya, dan hidup bagi kemuliaanNya. Kasih kepada Allah haruslah kasih yang sepenuh hati yang meliputi kesetiaan, iman, ketaatan dan kerinduan akan kehadiran dan persekutuan denganNya.rsekutuan denganNya, berusaha mantaati Dia dengan memperdulikan kehorma

2. Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.
Melalui ayat ini Yesus melakukan satu hal, dimana dalam konteks aslinya yang dimaksud dengan perintah ini adalah sesame orang Yahudi. Sedangkan orang-orang nnon Yahudi bukan termasuk didalamnya. Orang-orang Yahudi justru diperbolehkan membenci orang-orang non Yahudi. Namun Tuhan Yesus mengutipnya tanpa pembatasan. Tuhan Yesus memakai h Yesus memakai hukum lama dan mengisinya dengan makna baru. Bagi Tuhan Yesus perintah ini berarti  Yesus perintah ini berarti bahwa satu-satunya cara untuk membuktikan bahwa ia menbahwa satu-satunya cara untuk membuktikan bahwa ia mengasihi Allah ialah dengan menunjukkkan bahwa ia mengasihi sesame manusia.

Apa yang dikatakan oleh Tuhan Yesus harus menjadi patokan bagi kita untuk berbuat,bahwa mengasihi Tuhan harus seimbang dengan mengasihi sesama. Bagaimana dengan saudara ? apakah saudara dapat mengasihi Tuhan dan sesame secara seimbang ? apakah saudara dapat mengasihi sesame tanpa membeda-bedakan dan sesama ra ? apakah saudara dapat mengasihi Tuhan wa mengasihi Tuhan   ? jawabannya ada di dalam hati saudara masing-masing. Amin.

“Marilah kita saling mengasihi dengan segenap hati”

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«