suplemenGKI.com

Minggu, 4 Maret 2018

03/03/2018

YESUS ADALAH BAIT ALLAH YANG SEJATI

Yohanes 2:13-22

 

Pengantar
Masalah kemiskinan di Indonesia selalu menjadi perbincangan dari tahun ke tahun. Sementara kasus korupsi pun merajalela. Pantaslah banyak pihak yang merasa dirugikan atau diperas oleh karena ketidakadilan. Berbicara tentang ketidakadilan, pada waktu Yesus masih melakukan pelayananNya di dunia pun juga menjumpai berbagai macam ketidakadilan. Ketidakadilan nampak dari praktik pemerasan dengan cara penukaran uang untuk persembahan di Bait Allah. Oleh karena itu, Yesus ingin merombak dan meluruskan kembali penyimpangan-penyimpangan yang terjadi di Bait Allah.

Pemahaman

  • Ayat 13          : Pada hari raya apakah Yesus berangkat ke Yerusalem?
  • Ayat 14-16    : Apa yang Yesus dapati ketika berada di Bait Suci? Apa yang Yesus lakukan ketika melihat penyelewengan yang terjadi di Bait Suci?
  • Ayat 18-20    : Bagaimana respon orang Yahudi terhadap tindakan Yesus? Bagaimana pula jawaban yang Yesus berikan atas respon orang Yahudi?

Yesus berangkat ke Yerusalem ketika hari raya Paskah orang Yahudi sudah dekat (ayat 13). Tempat pertama yang Yesus datangi di Yerusalem adalah Bait Suci. Namun Yesus melihat terjadi penyelewengan di pelataran Bait Suci. Pertama, ada penjual-penjual lembu, kambing domba dan merpati, untuk hewan persembahan (ayat 14). Kemungkinan pasar para penjual hewan persembahan dulunya berada di dekat kolam Betesda. Namun oleh imam-imam kepala mereka diperbolehkan berdagang di depan pelataran Bait Suci supaya mereka bisa mendapat uang kotor darinya. Kedua, terdapat penukar-penukar uang juga duduk di situ (ayat 14). Oleh karena itu Yesus melakukan pembersihan terhadap Bait Suci (ayat 15-16). Apa yang dilakukan oleh Yesus bukan tanpa alasan, sebab Bait Suci adalah Rumah Allah. Para pedagang telah mengotori Rumah Allah dengan merampas apa yang dipersembahkan bagi kehormatan Allah, merendahkan ibadah, serta membuat kepentingan agama tunduk pada kepentingan duniawi.

Ketika melihat apa yang diperbuat Yesus, orang Yahudi pun menantang Yesus (ayat18). Namun Yesus menjawab bahwa Bait Allah akan dirombak dan dibangun kembali dalam tiga hari. Bagi orang-orang Yahudi hal ini sungguh tidak masuk akal, sebab Bait Allah dibangun selama 46 tahun. Mereka hanya memahami perkataan Yesus secara hurufiah. Sesungguhnya, Bait Allah yang dimaksud adalah Yesus sendiri (ayat 22). Bait Suci dibangun dalam 3 hari sesungguhnya mengarah pada penderitaan Yesus, kematian Yesus, dan kebangkitan Yesus. Para murid menyadari kegenapan perkataan Yesus (lihat ayat 19) sesudah peristiwa kebangkitan-Nya.

Refleksi
Begitu banyak orang hidup hanya untuk memuaskan diri sendiri. Bahkan beragam cara dilakukan tanpa peduli dampaknya bagi orang lain, misal: korupsi, gaya hidup yang mengandalkan kekuasaan, dsb. Perlu dasar yang kuat agar mengubah hidup berpusat pada Tuhan, karena Yesus adalah Bait Allah yang sejati.

Tekadku
Tuhan, ampuni bila aku seringkali berusaha memuaskan keinginanku dengan hal-hal yang tak berkenan di hadapan-Mu. Ajarku untuk menjadikan Engkau sebagai pusat hidupku.

Tindakanku
Mulai hari ini aku mau hidup berpusat pada Tuhan, dan tidak mengandalkan kemampuanku sendiri.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«