suplemenGKI.com

Pikul Salib

Pikul Salib

Bacaan : Markus 8 : 31-38.

MENGIKUT TUHAN HARUS BERANI MEMIKUL SALIB.

Dalam ketiga injil sinoptik perikop ini berada setelah pengakuan Simon Petrus di Kaesarea Filipi. Kemudian Tuhan Yesus memanggil murid-muridNya dan memberitahukan penderitaanNya yang bakal terjadi kepada mereka.

Pertanyaan penuntun.

  1. Mengapa Tuhan Yesus memberitahukan penderitaan yang bakal dialami kepada murid-muridNya ?  apa tujuanNya ?
  2. Bagaimana respon murid-murid terhadap pemberitahuan tersebut ?
  3. Bagaimana Tuhan Yesus mengajarkan tentang penderitaan ?
  4. Bagaimana kita menyikapi penderitaan ?

RENUNGAN.

Tujuan Tuhan Yesus datang ke dunia adalah untuk menyelamatkan manusia dari hukuman neraka untuk misi penyelamatan tersebut Tuhan Yesus harus menjalani penderitaan yang sangat berat dari penyikasaan, penghinaan, sampai penyaliban dan kematianNya. Ketika Tuhan Yesus memberitahukan hal itu kepada murid-muridNya, paling tidak murid-murid dapat mengerti dan memahami apa yang menjadi misi Tuhan dibalik penderitaan yang akan dialamiNya. Namun ternyata murid-murid merespon dengan nada negative, Petrus menarik Yesus kesamping dan menegor Yesus. Menurut Petrus, Anak Manusia adalah tokoh yang mulia dan berkuasa, hakim orang hidup dan mati sehingga Anak Manusia tidak akan menderita dan mati.

Tuhan Yesus membantah pendapat Petrus sebab pendapatnya sesat/keliru dan dengan keras Tuhan Yesus menegur Petrus sebagai iblis yang akan membelokkan rencana Allah sebab jalan penderitaan yang akan dialami Yesus adalah jalan yang digariskan Allah dan itu adalah jalan satu-satunya. Kemudian Tuhan Yesus memanggil orang banyak bersama dengan murid-muridNya dan memberi wejangan kepada mereka mengenai hal mengikut Yesus, “setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku”. Baik menyangkal diri maupun memikul salib keduanya adalah sebuah penderitaan yang harus dijalani para murid terutama memikul salib. Dalam tradisi Romawi orang yang memikul salib untuk menjadi sasaran ejekan, peludahan,  penghinaan, pukulan, cambukan dari pihak penonton pada waktu dihantar ke tempat eksekusi. Dengan kata memikul salibnya Yesus Kristus hendak mengatakan kepada mereka, “Anak manusia harus menderita, apakah mereka siap menderita bersama Dia ? Anak manusia menghadapi kematian dengan kekerasan; apakah mereka siap menghadapi itu juga ? bagaimana kalau kematian dengan kekerasan itu ternyata adalah kematian diatas salib ? apakah mereka siap untuk itu ? wejangan Tuhan Yesus juga berlaku bagi kita, sebagai pengikut Kristus. Mengikut Kristus berarti kesediaan untuk menderita seperti Kristus menderita. Penderitaan itu mungkin berupa penolakan sebagai orang Kristen, mungkin hinaan atau cibiran bibir, mungkin juga sebuah pengorbanan diri,waktu,uang ketika kita melayani Yesus dan masih banyak macam penderitaan. Sebagai orang Kristen tidak usah takut menderita untuk Kristus karena hal itu menjadi bukti bahwa kita adalah murid-murid Kristus sehingga nanti kita akan diakui sebagai muridNya dihadirat Allah. Bagaimana dengan saudara ? Apakah saudara memahami bahwa menjadi pengikut Tuhan berarti harus rela menderita untuk Tuhan.

 

“Murid Tuhan yang sejati adalah murid yang bersedia mengikuti jalan yang dilalui gurunya”

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«