suplemenGKI.com

Minggu, 4 Juli 2021

03/07/2021

DITOPANG KASIH KARUNIA ALLAH

2 Korintus 12:2-10

 

Pengantar
Fondasi tiang pancang dipakai sebagai penyangga yang kokoh bagi bangunan-bangunan bertingkat. Fungsi dari fondasi tiang pancang adalah menopang bobot yang berat dari bangunan tersebut agar pengguna bangunan merasa nyaman dan aman melakukan aktivitas di dalamnya. Dalam kehidupan beriman, kasih karunia Allah adalah penopang di dalam kehidupan kita yang membuat kita semakin yakin, nyaman, dan aman untuk mengikut-Nya dalam berbagai tantangan kehidupan.

Pemahaman

•  Ayat 2-6       : Apa maksud Paulus bermegah diri dan kelemahan diri?

•  Ayat 7-10     : Bagaimana cara Tuhan mengubah hidup Paulus?

Paulus menunjukkan kepada jemaat di Korintus bahwa hidupnya bukanlah hidup yang sempurna. Paulus merasa bahwa ada banyak hal di dalam dirinya yang juga penuh dengan kekurangan. Ia mempunyai kelemahan. Salah satunya yang ia refleksikan tentang kebiasaannya dalam bermegah atas kehebatannya. Dalam kondisi hidupnya yang lama, Paulus yang pada waktu itu masih bernama Saulus, hidup dengan memegahkan dirinya yang mampu mengalahkan banyak orang Kristen. Hingga pada akhirnya, Tuhan menyapanya dan membuatnya bertobat menjadi seorang pemberita Injil yang membuat banyak orang percaya. Responsnya terhadap panggilan dari Tuhan serta penyataan akan kemuliaan dari sorga (ayat 2-4), membuatnya memiliki kemampuan untuk bertahan dalam berbagai penderitaan selama ia menjalani tugas panggilannya.

Ketika merefleksikan hal tersebut, Paulus menuliskannya kepada jemaat di Korintus dengan istilah “duri dalam daging”, yang membuatnya tersiksa dan menderita. Dalam bacaan ini, Paulus menerangkan bahwa yang dimaksudkan adalah “utusan Iblis”, yaitu sesuatu yang membuatnya tidak merasa nyaman dalam menjalani kehidupannya sebagai seorang pengikut Kristus, yang justru hadir untuk membuatnya tidak lagi memegahkan kehebatan dirinya (ayat 7). Kelemahan yang diderita Paulus, mengajarkannya untuk rendah hati di hadapan Tuhan, dan bergantung sepenuhnya pada pertolongan Tuhan.

Paulus juga menuliskan refleksinya atas pergumulan tersebut. Kesadaran bahwa kekuatannya berasal dari Tuhan mendorong Paulus untuk terus berkarya di dalam segala kelemahannya. Jawaban Tuhan atas pergumulannya, “cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna” (ayat 9). Kalimat ini memperlihatkan kepada kita bahwa kehidupan di dalam Tuhan sungguh-sungguh mengubah Paulus. Penyerahan dirinya secara penuh membuatnya semakin dimampukan oleh Tuhan untuk melakukan berbagai tindakan baik. Kasih karunia Allah telah menopang kehidupan Paulus dan karena kelemahan yang ia miliki akan membuatnya semakin kuat di dalam Tuhan

Refleksi
Paulus adalah rekan sekerja Allah yang kuat dan tegar. Di dalam diri Paulus, Tuhan turut bekerja mendatangkan hal baik bagi setiap karyanya. Nasehat Paulus dalam 2 Korintus juga menjadi nasehat yang dapat mengubah kehidupan kita. Kita dibimbing oleh Tuhan untuk menjadi pengikut-Nya yang setia ketika menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

Pada hari ini, kita bersama merefleksikan: apakah saya adalah orang yang gemar memegahkan diri? Atau saya adalah orang yang selalu merasa lemah? Apakah saya orang yang sering lupa memohon penyertaan Tuhan?

Di dalam kelemahan yang kita miliki, kita semakin mengingat bahwa kita membutuhkan Tuhan di dalam kehidupan kita. Di tengah kondisi hidup saat ini, kita adalah rekan sekerja Allah, yang kuat dan tegar. Tuhan akan selalu mendatangkan kebaikan di dalam setiap karya kehidupan kita. Kasih karunia-Nya menopang kehidupan kita.

Tekadku
Tuhan, ajarkanlah kami untuk semakin menyadari bahwa kami selalu membutuhkan-Mu di dalam kehidupan kami. Sebab kami adalah manusia yang lemah dan selalu membutuhkan kekuatan dari-Mu untuk menghadapi tantangan hidup ini.

Tindakanku
Dengan pertolongan Tuhan, saya akan mengingat satu kelemahan diri saya dan berusaha memperbaikinya.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«
Next Post
»