suplemenGKI.com

Saling Menguatkan

1 Petrus 5:1-11

 

Pengantar
Tanpa disadari sering kali manusia menganggap dirinya mampu, bisa atau berarti bagi orang lain, bahkan kalau hal ini tidak diwaspadai maka akan membawa orang itu untuk memiliki sikap sombong dan meremehkan orang lain. Apa yang menjadi kunci bagi seseorang supaya ia tidak menjadi sombong?

Pemahaman

Ay 1-3, Apa yang dinasihatkan Petrus kepada jemaat yang merantau di tempat yang jauh?

Ay 4, Apa yang akan diterima oleh mereka yang percaya dan setia kepada Tuhan?

Ay 5, Apa yang dinasihatkan Petrus kepada orang-orang muda?

Ay 6-9, Nasihat umum apakah yang diberikan Petrus kepada seluruh jemaat yang ada?

Ay 10-11, Apa yang ingin Petrus ingatkan terhadap orang-orang yang percaya?

Pertama-tama, Petrus menasihatkan kepada rekan penatua yang melayani di jemaat perantauan untuk dapat menggembalakan jemaat disana dengan pengabdian diri bukan dengan cara memaksa apalagi dengan mencari keuntungan diri sendiri. Kedua, para penatua harus dapat menjadi teladan bagi jemaatnya. Keteladanan ini sangat penting supaya jemaat dapat mencontoh bagaimana hidup yang benar dan berkenan kepada Allah dari penatua yang ada.

Petrus mengingatkan kaum muda supaya menghormati orang yang tua. Dan sikap saling menghormati akan berjalan dengan baik mana kala sikap merendahkan diri satu dengan yang lain muncul dalam komunita tersebut.

Petrus juga mengingatkan bahwa Tuhan menentang orang yang congkak serta mengasihi orang yang rendah hati. Orang yang congkak merasa tidak memerlukan Tuhan, karena dia menganggap bahwa segala sesuatu dapat ia lakukan dengan kekuatannya sendiri. Namun orang yang rendah hati sadar bahwa ia tidak bisa melakukan segala sesuatu tanpa pertolongan Tuhan. Semakin orang itu merendahkan dirinya maka Tuhan semakin meninggikan dirinya pada waktunya.

Petrus ingin membangun kesadaran bahwa Allah adalah sumber kekuatan bagi mereka yang percaya dan Allahlah yang dapat diandalkan bukan kekuatan diri sendiri. Dengan kesadaran yang demikian maka kesombongan tidak mendapat tempat di dalam hidup orang percaya.

Kalau Tuhan sebagai sumber dalam hidup orang yang percaya, maka sesungguhnya Tuhanlah yang akan melengkapi,meneguhkan, menguatkan dan mengokohkan kita semua. Ini berarti Tuhan memberikan kesempatan kepada kita untuk saling menguatkan satu dengan yang lain dan menganggap semua orang berharga dihadapan Allah.

Refleksi
Renungkanlah: Seberapa seringkah kita ini menjadi sombong? Seberapa seringkah kita ini menganggap orang lain lebih rendah dari kita?

Tekadku
Ya Tuhan ampuni kami, ketika kami tidak hidup saling menguatkan satu dengan yang lain, karena kami jatuh dalam kesombongan kami.

Tindakanku
Hari ini saya mau berbagi waktu untuk menguatkan orang yang saya jumpai.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«