suplemenGKI.com

PANGGILAN UNTUK BERUBAH

Kolose 3:12-17

 

PENGANTAR
Pada jaman ini banyak orang berlomba-lomba ingin menyatakan perbuatan baik kepada orang yang dianggap membutuhkan.  Bahkan perbuatan baik itu dirasakan pula sampai ke pelosok-pelosok negeri.  Tetapi seringkali perbuatan baik yang dilakukan bukan keluar dari karakter baik, melainkan hanya sebuah cara untuk mencapai ketenaran diri sendiri. Allah memanggil kita melakukan perbuatan baik bersumber dari karakter yang baik sebagai respon terhadap karya Allah, bukan bersumber pada kepentingan diri.  Mari kita baca dan pelajari! 

PEMAHAMAN

  • Ayat 12-16: Karakter baik apa saja yang rasul Paulus sebutkan sebagai respon terhadap karya Allah dalam menjalani panggilan hidup?
  • Sudahkah kita memiliki sikap hidup yang baik sebagai respon atas karya Allah?

Rasul Paulus memberikan nasihat kepada jemaat Kolose dengan menekankan agar jemaat Tuhan itu memiliki kesadaran akan statusnya sebagai “orang-orang pilihan Allah” yang sudah mengalami karya Allah yang mulia dan berharga.  Dengan kesadaran seperti itulah maka seharusnya orang-orang pilihan itu memiliki perubahan karakter.  Memang perubahan karakter itu tidak dapat terjadi secara cepat dan sekaligus dalam hidup kita.  Membutuhkan waktu yang panjang, tidak terbatas bahkan sepanjang hidup kita.  Yang penting ada kesediaan diri belajar berubah di hadapan-Nya.  Yang pasti adalah perubahan dalam diri setiap orang percaya terjadi jika terus menerus bersedia memandang karya Allah yang berharga, yang sudah dikerjakan dalam diri Yesus Kristus.  Selalu ingat akan karya-Nya dalam hidup.

Rasul Paulus menuliskan, perubahan apa saja yang diharapkan terjadi dalam diri orang-orang pilihan Allah?  Pertama, Menumbuhkan Karakter Ilahi (ayat 12-15).  Rasul Paulus menyebutkan beberapa karakter, diantaranya: belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemahlembutan, kesabaran, saling mengampuni dan mengenakan kasih sebagai pengikat yang mempersatukan.  Sekali lagi, memang perubahan karakter itu tidak dapat terjadi secara cepat dan sekaligus dalam hidup kita.  Tetapi, karakter-karakter yang dijabarkan di ayat 12-15 ini adalah karakter Kristus yang dipraktikkan-Nya sepanjang hidup dan pelayanan-Nya di dunia ini.  Dia hadir di tengah-tengah manusia berdosa dan mempraktikkan karakter-karakter tersebut.  Jadi, teladannya adalah Kristus.  Hal itu berarti pandangan orang-orang pilihan Allah harus terarah kepada-Nya, agar mampu belajar mempraktikkan karakter-karakter tersebut.  Dia menolong kita mengusahakannya.

Kedua, Menerapkan Tingkah Laku Mulia (ay.16-17).  Sebagai orang-orang pilihan Allah yang hadir di tengah-tengah lingkungan (komunitas sosial), maka Allah mengutus untuk menjadi teladan dalam menjaga kesatuan dan kebersamaan.  Oleh sebab itu, rasul Paulus menuliskan agar orang-orang pilihan Allah belajar untuk: saling mengajar, dan saling menegur di antara sesama anak Tuhan (ayat 16); menaikkan pujian dan syukur kepada Allah (ayat 16); melakukan perbuatan  baik dan mengatakan perkataan (yang membangun) di dalam nama Tuhan Yesus (ayat 17).  Dia menolong kita mengusahakannya!

REFLEKSI
Mari merenungkan: orang-orang pilihan Allah yang sejati akan selalu belajar mempraktikkan perbuatan baik yang sejalan dengan karakter yang sudah diubahkan.

TEKADKU
Tuhan, tolong aku untuk terus bersedia mengevaluasi diri di hadapan-Mu.  Lembutkanlah hatiku agar aku membuka hati dan diri bersedia diubahkan Tuhan.  Mampukan aku mengusahakan perubahan karakterku. 

TINDAKANKU
Aku mau mencatat karakter-karakterku yang harus diubahkan.  Mulai hari ini akau mau belajar berubah dalam hal ……… Tuhan Yesus menolongku!

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«