suplemenGKI.com

Minggu, 3 Juni 2012

02/06/2012
Butterfly

BERITAKANLAH INJIL KEPADA SEGALA MAKHLUK

Markus  16:15

 

Ingatkah Saudara apakah pesan TUHAN YESUS sebelum terangkat ke Sorga?  TUHAN YESUS mengutus para murid untuk menjadi saksi tentang ALLAH dan karya kasih ALLAH yang menyelamatkan.  Inilah sesungguhnya berita Injil. Kepada siapa sajakah Injil dikabarkan? Mari kita mendulang makna dari perenungan hari ini.

 

Pendalaman Teks Alkitab

  • Mengapa  Injil harus diberitakan kepada segala makhluk?
  • Bagaimanakah bentuk pekabaran Injil kepada segala makhluk?
  • Apakah rencana saudara dalam menyiapkan diri menjadi saksi pekabar Injil bagi segala makhluk?

 

Renungan

Injil adalah kabar baik tentang ALLAH dan karya kasih ALLAH yang menyelamatkan.   Siapakah yang perlu mendengar berita Injil?  Menurut catatan Markus, TUHAN YESUS memberikan amanat kepada para murid agar mengabarkan Injil kepada segala makhluk ( Yun: ktise). Alkitab terjemahan lama menulis demikian: “Pergilah kamu ke seluruh bumi, beritakanlah Injil itu kepada sekalian alam.”  Bila penebusan, keselamatan dan pendamaian yang dilakukan KRISTUS ditujukan untuk seluruh alam maka tentunya Injil harus diberitakan kepada seluruh alam ; segala makhluk; seluruh ciptaan TUHAN di alam.

Memberitakan Injil kepada segala makhluk berarti menyatakan kasih dan keselamatan ALLAH bagi segala makhluk di alam ini.  Bagaimanakah caranya? Injil adalah berita kasih yang menyelamatkan maka segala tindakan kita yang mengekspresikan kasih ALLAH yang  menyelamatkan seluruh ciptaan di alam ini sesungguhnya merupakan berita Injil. Kita memperlakukan segala makhluk di alam ini sebagai sesama ciptaan yang harus dikasihi, dijaga, dipelihara dan dipedulikan. Kita mencintai dan memperlakukan lingkungan hidup dengan sentuhan kasih sebagaimana sikap Tuhan, misalnya  menanam pohon, menyirami dan merawatnya dengan kasih sayang, membersihkannya dari serangan hama. Tindakan ini merupakan berita Injil, tanda kasih ALLAH yang menyelamatkan pepohonan dan ekosistemnya.   Jangan eksploitasi hutan untuk kepentingan manusia, jangan babat dan tebang pohon semaunya sendiri tapi jadikanlah mereka teman yang perlu diselamatkan, seperti  penggalan syair lagu  Iwan Fals berikut ini:

Hari baru telah datang menjelang, kehidupan terus berjalan
Pohon-pohon jadikan teman, kehidupan agar tak berhenti
Bukalah hatimu, rentangkan tanganmu,bumi luas terbentang
Satukan hati, tanam tak henti pohon untuk kehidupan
Dihatiku ada pohon, dihatimu ada pohon, pohon untuk kehidupan
Tentram dan damai, hidup rukun saling percaya
Hijau rindang sekitar kita

Tanam pohon jangan ditunda, terus tanam jangan berhenti
Alam lestari, hidup tak bakal berhenti

 

Pepohonan  menyerap karbondioksida, memproduksi oksigen, untuk tempat berteduh, menghasilkan kayu, buah-buahan, bunga dan rumah untuk binatang. Pepohonan membuat lingkungan terlihat lebih asri dan bertindak sebagai benteng dari suara bising dan debu. Mereka membuat udara jadi bersih dan segar. Menanam pohon juga mempengaruhi ketersediaan air bawah tanah. Ini berarti dengan menanam pohon dan menjadikan pohon sebagai teman, kita membawa kasih dan kebaikan ALLAH yang menyelamatkan alam ini. Kini, tindakan apakah yang akan Saudara rencanakan untuk mengabarkan Injil kepada seluruh ciptaan di alam ini?

 

Sikap ramah penuh kasih dan kebaikan ALLAH adalah Injil yang dinantikan semua makhluk ciptaan TUHAN.  

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«
Next Post
»