suplemenGKI.com

Mazmur 80:1-4

TUHAN, GEMBALA YANG PENUH KASIH KARUNIA

PENGANTAR
Bacaan kita hari ini, Mazmur 80, secara keseluruhan berisi doa permohonan umat. Ayat-ayat 4, 8, 20 berisi seruan umat dan disusun dengan kata-kata yang sangat mirip satu dengan yang lain. Ayat-ayat tersebut kemungkinan besar merupakan refrain dan dengan demikian menandai pembagian bait mazmur ini. Dalam kesempatan ini kita akan mempelajari hanya bait yang pertama, yaitu ayat 1-4.

PEMAHAMAN
Para penafsir memperkirakan latar belakang mazmur ini adalah kekalahan Kerajaan Israel (yaitu kerajaan bagian Utara), khususnya setelah mereka dihancurkan oleh tentara Asyur di sekitar tahun 732-722 SM. Jadi mazmur ini digubah sebagai doa umat agar Tuhan menyelamatkan Kerajaan Israel dari cengkeraman tentara Asyur.

  • Ayat 2. Mengapa Tuhan digambarkan sebagai gembala dan mengapa nama Yusuf juga disebutkan? Peristiwa apakah yang dimaksudkan di sini?
  • Ayat 3. Mengapa suku-suku Efraim, Benyamin, dan Manasye disebutkan di sini?  (Catatan: Suku-suku Efraim dan Manasye adalah dua suku terkuat di Kerajaan Israel, sedangkan Benyamin adalah suku terkecil yang wilayahnya sering menjadi rebutan antara Kerajaan Israel dan Kerajaan Yehuda).
  • Ayat 4. Pemulihan seperti apakah yang mereka harapkan? Apa artinya wajah Tuhan yang bersinar? (lihat Bil. 6:25, dan juga Maz. 31:17, 44:4, 67:2)

Nama Yusuf erat hubungannya dengan pengalaman nenek moyang mereka ketika di Mesir. Di zaman Yusuf, mereka sempat menjadi orang asing di Mesir dan keturunan mereka diperbudak oleh Firaun. Namun, Tuhan melepaskan mereka dari tangan Firaun dan menuntun mereka keluar dari tanah perbudakan itu. Itulah sebabnya Tuhan disebut sebagai “gembala Israel” (ay. 2). Mereka percaya bahwa Tuhan juga sanggup melepaskan umat-Nya dari tangan raja Asyur. Nama suku-suku Efraim, Benyamin dan Manasye disebutkan agar Tuhan memimpin dan memampukan mereka mengalahkan Asyur, musuh mereka. Meskipun musuh mereka jauh lebih kuat, namun mereka percaya akan menang apabila Tuhan memimpin mereka.

Wajah Tuhan yang bersinar adalah tanda bahwa Tuhan berkenan atas umat-Nya dan akan memberikan kasih karunia-Nya kepada mereka. Jadi, mereka bukan hanya mendoakan kemenangan secara militer. Sebaliknya, mereka juga mengharapkan pemulihan secara rohani, yaitu pulihnya hubungan mereka dengan Tuhan. Dengan demikian mereka akan kembali mendapatkan kasih karunia Tuhan.

REFLEKSI
Menyebut Tuhan sebagai gembala berarti mempercayakan seluruh hidup kita kepada-Nya.

TEKADKU
Ya, Tuhan, lepaskanlah aku dari kekuatiran yang mencengkeram aku dan ajarlah aku untuk percaya sepenuhnya kepada kasih karunia-Mu.

TINDAKANKU
Aku akan menuliskan semua hal yang menjadi sumber kekuatiranku dan menyerahkannya kepada Tuhan sambil memohon agar Dia memimpinku untuk menghadapinya.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«