suplemenGKI.com

Bacaan : Matius 14 : 13-21.

“BELAJAR DARI BELAS KASIH YESUS”

PENGANTAR :
Peristiwa Yesus memberi makan 5000 orang ini terjadi setelah Yohanes pembaptis dibunuh oleh Herodes dengan memenggal kepalanya. Bisa dibayangkan, betapa haru birunya  perasaan Yesus. Yohanes adalah tokoh besar yang berani menyatakan kebenaran. Apalagi Yohanes pembaptis masih kerabat dengan Yesus. Oleh karena itu wajar kalau Yesus perlu waktu untuk sendiri (ay 13), namun rasanya sulit bagi Yesus untuk mendapatkan kesempatan tersebut, karena orang banyak telah mencarinya, dan hati Yesus tergerak oleh belas kasihan terhadap orang banyak. (ayt 14).

PEMAHAMAN :
1. Bagaimana perasaan Yesus ketika melihat orang banyak ?
2. Bagaimana murid-murid memahami peristiwa tersebut  ?
3. Pelajaran apa yang dapat kita petik melalui peristiwa ini ?

Nampaknya kegandrungan orang banyak untuk bertemu Yesus tidak dapat dibendung. Dalam situasi apapun mereka mencari Tuhan Yesus. Ada bermacam-macam tujuan mengapa mereka mencari Tuhan Yesus. Ada yang ingin mendengar pengajaranNya, ada yang ingin melihat MujizatNya, ada yang ingin mendapat pertolonganNya dan lain sebagainya. Tuhan Yesus pun memahami mereka, dan ketika melihat mereka seperti kawanan domba yang tidak mempunyai gembala, hatiNya tergerak oleh belas kasihan. Dalam sikon seperti itulah lahir sebuah mujizat besar, Tuhan Yesus memberi makan 5000 orang lebih hanya dengan 5 roti dan 2 ikan. Melalui peristiwa ini murid-murid dapt belajar sesuatu yang istimewa : Pertama : Murid-murid belajar tentang belas kasihan yang di miliki Yesus. Salah satu kekaguman orang banyak kepada Tuhan Yesus adalah karena Yesus selalu menunjukkan belas KasihNya kepada mereka yang tersisih, tertolak, miskin, sakit dan lain sebagainya. Murid-murid selalu melihat  bagaimana belas kasih Yesus selalu nyata dalam tindakan. Dari situlah mereka belajar bagaimana seharusnya memperlakukan sesama manusia. Sebagai umat Tuhan kita seharusnya juga seperti itu yakni memiliki belas kasih kepada sesama tanpa memandang karena itu merupakan dasar dalam melayani Tuhan.

Kedua : Murid-murid belajar bagaimana Yesus melibatkan orang lain (murid-murid) dalam sebuah karya besar. Mujizat ini terjadi karena adanya orang-orang yang terlibat. Ada seorang anak yang memiliki 5 roti dan 2 ikan, ada pula murid-murid yang membagi-bagikan roti kepada orang banyak, mungkin juga ada para sukarelawan yang tidak disebutkan namanya. Dan yang tak kalah penting adalah adanya Kuasa Allah yang melipatgandakan roti dan ikan demi terjadinya mujizat, sehingga terjadilah sebuah mujizat. Nah jika kita perhatikan dengan seksama bahwa dalam sebuah karya besar diperlukan adanya orang-orang yang terlibat di dalamnya.

Bulan Agustus ini merupakan bulan Kesaksian dan Pelayanan. Ada banyak macam pelayanan di gereja kita dan itu merupakan karya-karya yang harus dikerjakan bersama. Keterlibatan segenap jemaat dibutuhkan  dalam menjalankan setiap karya pelayanan tersebut. Dan siapa lagi kalau bukan kita yang harus terlibat. Mari kita melibatkan diri dalam pelayanan di gereja kita.

REFLEKSI :
Renungkan ! Dalam setiap karya besarNya Tuhan Yesus selalu melibatkan murid-muridNya. Apakah saudara sudah terlibat dalam karya besar Allah dalam pelayanan di gereja kita ?

TEKADKU :
Ya Tuhan, tolonglah saya agar dapat terlibat dalam pelayanan gereja dengan kasih.

TINDAKANKU :
Karena pelayanan gereja diperlukan keterlibatan jemaat, maka saya akan melibatkan diri dalam pelayanan gereja, baik di sektor, komisi, bajem.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«