suplemenGKI.com

MINGGU, 29 JUNI 2014

28/06/2014

Matius 10:40-42

DUTA KRISTUS

 

Pengantar
Duta suatu negara mempunyai tanggung jawab yang sangat besar, karena sebagai duta maka ia harus bisa memberi keterangan yang benar tentang negaranya.  Dalam menjalankan tugas itu, seorang duta besar dilengkapi dengan wewenang dan keistimewaan sebagai wakil negara.  Demikian halnya dengan murid murid Yesus.  Setelah dipilih sebagai murid, Tuhan Yesus tidak hanya mengutus mereka untuk melakukan pekerjaan pelayanan, tetapi juga memberikan hak istimewa sebagai murid-Nya.  Apakah hak istimewa yang diberikan Yesus kepada para murid-Nya?

Pemahaman
Ayat 40: Apakah hak istimewa yang Yesus berikan bagi para murid?
Ayat 41-42: Apa yang dijanjikan Yesus bagi mereka yang menyambut murid-Nya?

Ketika memilih para murid untuk diutus mencari domba-domba Israel yang hilang, Tuhan Yesus juga memberi gambaran betapa besar tantangan yang harus dihadapi para murid-Nya (Mat.10:1-39).  Namun, para murid tidak dibiarkan sendiri dalam menjalankan misi Allah itu.  Dia berjanji untuk menyertai dan memelihara kehidupan para murid (Mat.10:29-31).  Bahkan Tuhan Yesus memandang bahwa para murid sangat berharga di mata-Nya.  Tidak hanya itu, tetapi Tuhan Yesus juga memberitahukan bahwa ada hak istimewa bagi para murid (ay.40) yaitu bahwa keberadaan mereka akan menjadi duta Kristus.

Para murid adalah duta Kristus.  Hak istimewa diberikan Yesus kepada para murid, sehingga barangsiapa menyambut para murid mereka juga telah menyambut Yesus.  Dan menyambut Yesus berarti juga menyambut Bapa.  Para murid adalah duta Kristus, maka  para murid harus menyerahkan dirinya untuk melaksanakan apa yang Tuhan kehendaki meskipun banyak tantangan.  Bukan hanya itu, tetapi para murid harus menampilkan karakter Kristus dalam seluruh hidup dan pelayanannya sehingga sikap hidup dan pelayanan para murid mendatangkan berkat bagi banyak orang.  Bagi duta Kristus yang setia dan taat maka Dia janjikan upah yang besar dari Bapa di sorga (ay.41 – 42).

Refleksi
Sebagai murid Kristus, kita juga diutus untuk menjadi duta Kristus di tengah-tengah tantangan hidup yang tidak mudah.  Mari kita renungkan, sudahkah kita menjadi duta Kristus yang mencerminkan Dia yang mengutus kita?  Sudahkan kehidupan kita mewujudkan karya Yesus dan mendatangkan berkat bagi sesama?

Tekadku
Ya Tuhan, tantangan dan situasi hidup saat ini sering membuat kami lupa bahwa kami adalah duta Kristus.  Kami lupa bahwa kami diutus mengemban tugas sebagai duta Kristus yang harus menjadi berkat bagi sesama.  Ampuni saya Tuhan dan tolong saya untuk bisa menjadi murid yang mewujudkan kehadiran-Mu.

Tindakanku
Hari aku akan berusaha hadir di tengah-tengah keluarga, tempat kerja dan gereja dengan terus sadar bahwa diriku adalah duta Kristus.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«