suplemenGKI.com

MENDENGAR DAN MENGENAL SUARA SANG GEMBALA

Yohanes 10: 1-18 (lanjutan)

 

PERTANYAAN PENUNTUN PEMAHAMAN ALKITAB

  1. Ayat 2-4: Apa yang dilakukan “Gembala yang baik” kepada domba-dombaNya?
  2. Allah seperti apa yang Anda miliki melalui penggambaran Allah sebagai “Gembala yang baik” di ayat-ayat tersebut?
  3. Ayat 4-5, 8b: Bagaimana domba-domba menunjukkan respon yang berbeda kepada gembalanya dan yang bukan gembalanya?
  4. Jika Anda sudah meyakini dan mengenal Allah sebagai Gembala yang baik bagi Anda, bagaimana Anda sebagai domba menunjukkan respon terhadap Allah ketika Allah sedang ‘menjalankan peranNya’ sebagai Gembala Anda?

 

RENUNGAN

Penggambaran Yesus sebagai Gembala sungguh mencerminkan siapa Yesus dan apa yang Yesus lakukan dalam hidup kita para ‘domba’Nya hingga hari ini. Yesus bak Gembala yang mengenal masing-masing dombaNya, mengenal kita nama demi nama, pribadi demi pribadi, memimpin kita pada kehidupan yang aman dan tentram. Dan domba-domba yang diceritakan di sini juga adalah domba-domba yang mengenal gembalanya dengan baik. Domba mengenal mana yang suara gembalanya dan yang bukan; bukan hanya mengenali melainkan juga mendengarkan apa yang dikatakan gembalanya. Jika suara yang didengarnya adalah suara orang asing, domba-domba itu akan lari daripadanya. Perenungan bagi kita yang hidup pada zaman sekarang ini, peranan Allah sebagai Gembala kita tidak pernah berubah, Allah tetap adalah Gembala yang baik dari waktu ke waktu. Persoalannya sekarang adalah pada diri kita sebagai domba-dombaNya. Apakah benar kita sudah menjadi domba yang baik? Yang mengenal Gembala kita, yang bisa membedakan mana suara Gembala kita dan mana suara-suara asing yang berniat menghancurkan hidup kita atau memisahkan kita dari pimpinan Sang Gembala dan memilih mengikuti pimpinan kehendak sendiri. Allah sebagai Gembala yang baik memang tidak pernah berubah, karena itu kita pun harus senantiasa menempatkan dan membawa diri untuk mau hidup sebagai dombaNya. Kenalilah Tuhan dengan lebih baik melalui suaraNya yang disuarakan melalui firmanNya dalam kitab suci, dan bila ada ‘suara-suara’ lain yang berusaha mempengaruhi Anda untuk tidak menjadi domba yang baik, jauhilah dan larilah daripadanya, tetap ikutilah pimpinan dan suara Gembala Agung kita, Yesus Kristus. Apa pun yang melepaskan kita dari tuntunan Tuhan, kita tahu ujung-ujungnya adalah penderitaan dan celaka bagi diri sendiri.

 

Jika Anda begitu meyakini bahwa Tuhan adalah satu-satunya Gembala yang baik dalam hidup Anda, jadilah domba yang baik pula bagi Sang Gembala.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*