suplemenGKI.com

Mengutamakan Allah

Markus 7:1-23

 

Pengantar
                Ketika kita hidup di dalam dunia ini, sadar atau tidak sadar kita pasti punya skala prioritas yang kita kerjakan. Sebagai seorang pelajar skala prioritasnya adalah belajar, sebagai karyawan skala prioritas bekerja dengan baik, sebagai seorang guru/dosen skala prioritasnya mengajar dengan baik.  Bagaimana dengan anak-anak Tuhan, apa yang seharusnya menjadi skala prioritasnya?Pemahaman
ay 1-5, Apa yang orang Farisi dan ahli Taurat lakukan ketika berjumpa dengan Yesus?
ay 6-9. Apa yang menjadi jawaban Yesus terhadap pertanyaan orang Farisi dan ahli-ahli Taurat?
ay 10-13, Apa yang Yesus katakan berkaitan dengan adat istiadat dan Firman Tuhan?
ay 14-23, Apa yang Yesus jelaskan kepada orang banyak tentang permasalahan-Nya dengan orang Farisi dan Ahli Taurat?

Perseteruan orang Farisi dan ahli Taurat dengan Yesus terus terjadi di setiap waktu dan celah yang ada. Rombongan orang Farisi dan ahli Taurat melihat murid-murid Yesus yang makan dengan tangan yang najis. Hal ini diungkapkan oleh orang Faris dan ahli Taurat bukan berkaitan dengan mencuci tangan untuk kebersihan namun membasuh tangan untuk acara keagamaan sehingga tangannya tidak najis namun tahir. Kesempatan inilah yang digunakan oleh mereka untuk menyerang Yesus, dimana murid-murid-Nya tidak menjaga tradisi agama Yahudi. Dan untuk hal ini mereka menyalahkan Yesus yang tidak mengajarkan adat-istiadat yang baik dari orang Yahudi.

Namun jawaban Yesus sungguh memukul mereka semua, Yesus mengutip dari kitab Yesaya 29:13. Yesus mengkritik kemunafikan mereka, memuji Tuhan dengan bibir yang tidak keluar dari hati (ay 6). Yesus juga menyatakan mereka itu ambigu, beribadah kepada Tuhan, tetapi bukan ajaran Tuhan yang diajarkan, tetapi ajaran manusia yang dibagikan (ay 7). Yesus mengingatkan mereka bahwa orang Farisi dan ahli Taurat telah menjadi legalis, dengan lebih mengutamakan aturan daripada memelihara perintah Allah (ay 8).

Yesus juga menjelaskan kepada orang banyak, bahwa apa yang masuk dalam tubuh tidak akan menajiskan mereka, namun apa yang keluar dari seseorang itulah yang menajiskannya. Sebab apa yang keluar dari seseorang itu berasal dari dalam hati orang tersebut. Sebab dari dalam hati seseorang dapat muncul pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan, perzinahan, keserakahan, kejahatan, kelicikan, hawa nafsu, iri hati, hujat, kesombongan, dan kebebalan, hal-hal inilah yang dapat menajiskan seseorang

Yesus mau mengajarkan kepada kita memiliki dan menjaga hati yang bersih, hal ini dapat dilakukan ketika seseorang yang percaya senantiasa memuliakan dan mengutamakan Tuhan dalam hidupnya.

Refleksi
Ambil beberapa menit untuk merenungkan: Apakah saudara mengutamakan Tuhan dalam hidupmu? ataukah saudara mengabaikan-Nya saja, dan hanya kalau perlu barulah saudara datang kepada-Nya?

Tekad
Ya Tuhan, ampunilah dosa kami yang mengabaikan-Mu dalam hidup ini, kami memanggil nama-Mu ketika kami memerlukan-Mu, ampunilah kami dan perbaharuilah hidup kami, demi Kristus kami berdoa. Amin

Tindakanku
Hari ini saya akan memulai membiasakan mengutamakan Tuhan dalam segala urusan apapun juga.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«